close
Kesehatan

Takut ‘nggak bisa berdiri’ peminat Vasektomi di Batang, rendah

bkkbn batang

Batang, Wartadesa. – Gara-gara takut dan khawatir organ reproduksinya ‘nggak bisa berdiri’ pria di Kabupaten Batang enggan mengikuti vasektomi. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Batang, Supriyono, kemarin.

“Dari anggapan pihak laki-laki ada kekhawatiran jika melakukan medis operasi pria (MOP) atau vasektomi, maka tidak bisa ‘berdiri’ (ejakulasi). Padahal itu tidak benar,” ucap Supriyono.

Menurut Supriyono bagi pria yang menjalani vasektomi akan mendapatkan penghargaan setara uang tiga hari kerja atau Rp 300 ribu ditambah dari CSR Rp 500 ribu. “CSR dari salah satu bank dengan menyediakan tabungan sebesar Rp 500 ribu bagi pria yang melakukan vasektomi. Jadi total Rp 800 ribu.” Lanjutnya.

Supriyono menyebut bahwa vasektomi sudah sesuai dengan kaidah kesehatan dan aturan agama. “Dan itu sudah dikaji dari sisi kesehatan hingga agama. Karena itu kami imbau, bagi pasangan yang istrinya tidak ber-KB, maka pihak laki-laki bisa melakukan KB pria,” ucapnya.

Singgih Pujiyono, salah satu pria yang sudah divasektomi menceritakan pengalamannya. Ia bercerita awalnya takut melakukan vasektomi karena mitos tidak bisa ‘berdiri’ atau ejakulasi. Tapi melihat istri tidak cocok dengan KB baik suntik dan srbagainya, ia tidak tega.

“Akhirnya saya vasektomi dan tetap bisa melakukan aktivitas (hubungan suami istri) seperti biasa. Saya membuktikan sendiri sampai sekarang,” ucapnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Dua cucian jins di Pegaden Tengah ditutup Satpol PP

Wonopringgo, Wartadesa. - Dua tempat pencucian jins di Desa Pegaden Tengah Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan ditutup oleh Satpol PP, hari Read more

Puskesmas tak jadi naik 400 persen, ditunda Bupati Pekalongan

Kajen, Wartadesa. - Kenaikan tarif pelayanan Puskesmas di Kabupaten Pekalongan sebesar 400 persen sejak tanggal 1 Februari 2018, mulai hari Read more

Masuk 10 besar wilayah rawan narkoba Jateng, Saelany akan bentuk BNNK

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Tingginya kasus pelanggaran kasus narkoba di Kota Pekalongan, membuat wilayah ini masuk dalam 10 besar wilayah Read more

Pekalongan ‘darurat’ gizi buruk

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Kota Pekalongan 'darurat' gizi buruk, setidaknya 13 balita di Kota Batik menderita gizi buruk dengan penyakit Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : BatangKBvasektomi