Lebakbarang, Wartadesa. – Setelah Sabtu (21/10) pagi pukul 07.00 WIB ruas jalan Krandegan-Lebakbarang terisolir akibat robohnya pohon beringin berdiameter dua meter (sebelumnya wartadesa menulis satu meter), siang harinya, warga bersama pengguna jalan lainnya bahu membahu mengewakuasi pohon tersebut.
Baca: Pohon beringin berdiameter 1 meter tumbang, akses ke Lebakbarang-Karanganyar tertutup
Hingga pukul 10.00 WIB, pewarta Wartadesa melaporkan bahwa warga masih menggunakan peralatan manual berupa golok untuk menyingkirkan pohon beringin yang tumbang tersebut.
Hingga akhirnya gergaji mesin dan peralatan lainnya datang. Sekitar pukul 12.30 WIB, pohon dengan diameter dua meter yang melintang jalan yang menghubungkan Lebakbarang-Karanganyar tersebut dapat divakuasi.
Sementara itu, Casmari (55), petugas PLN Lebakbarang menuturkan bahwa setelah selesainya evakuasi pohon yang tumbang, pihaknya akan segera memperbaiki jaringan listrik yang rusak. ” Sudah bisa di lalui…. Sekarang proses perbaikan jaringan listrik yang rusak. Kami akan secepatnya menangani kerusakan ini…,” pungkasnya.
Seperti diberitakan Wartadesa sebelumnya, ruas jalan Krandegan-Lebakbarang pagi ini tidak bisa dilalui oleh pengguna motor maupun mobil akibat pohon beringin berdiameter satu meter yang sudah tua, tumbang. Kejadian sekitar pukul 07.00 WIB, Sabtu (21/10). Akibatnya akses jalan ke Lebakbarang-Paninggaran maupun Lebakbarang-Karanganyar tertutup. (Budi)










