Warta Desa, Pekalongan, 7 Juli 2025 – Kalpi (70), seorang janda warga RT 003 RW 002 Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, hanya bisa pasrah dengan kondisi rumahnya yang kian memprihatinkan. Rumah yang ia tinggali bersama anak mbototnya itu sudah tidak layak huni dan rawan ambruk.
“Sudah lama rumah ini rusak, takut roboh kalau hujan atau angin kencang,” ujar Kalpi dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di rumahnya, Senin (7/7).
Kalpi mengaku dulu pernah mendapat bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), namun saat ini namanya sudah tidak lagi terdaftar sebagai penerima. Untuk kebutuhan sehari-hari, ia hanya mengandalkan bantuan anaknya, tetangga, dan saudara yang iba melihat keadaannya.
Kondisi rumah Kalpi tampak memprihatinkan. Kayu penyangga atap sudah lapuk, tembok bata merah banyak yang retak, dan lantai mester sudah lapuk . Ia berharap ada bantuan dari pemerintah atau para dermawan untuk memperbaiki rumahnya yang sewaktu-waktu bisa roboh.
“Saya cuma ingin rumah ini dibangun biar aman buat tinggal,” harap Kalpi.
Warga setempat juga menyampaikan keprihatinan atas kondisi Kalpi. Mereka berharap pemerintah desa dan pihak terkait segera menindaklanjuti agar Kalpi dapat tinggal dengan aman dan nyaman di usia senjanya. (Rohadi)










