close
toko modern
Sidak Komisi A dan B DPRD Kabupaten Pekalongan pada salah satu toko modern berjejaring di Jalan Mandurorejo Kajen. Foto: Radar Pekalongan

Kajen, Wartadesa. – Ternyata dari hasil kunjungan kerja Komisi A dan B DPRD Kabupaten Pekalongan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPM PTSP dan Naker) Kabupaten Pekalongan, Rabu (4/12), dari 50 toko modern berjejaring hanya 13 yang ber- IUTM (lzinUsaha Toko Modern), sedangkan yang lain belum.

Seperti ditulis Warta Desa sebelumnya, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPM PTSP dan Naker) Edy Herijanto mengatakan bahwa  semua toko modern berjejaring di Kabupaten Pekalongan sudah mengantongi izin. Proses perizinan tidak lagi di pemda, namun di pusat melalui ‘Online Single Submission’ (OSS). Menurutnya, ada beberapa Indomaret dan Alfamart yang tidak sesuai dengan Perda. Namun, toko modern yang melanggar aturan itu, yakni yang jaraknya kurang dari 1 km dari pasar tradisional sudah ditutup.

Baca: Duh! 34 toko modern belum berijin lengkap sudah beroperasi

Asip: Masih ada PR tertibkan Toko Modern dan warung remang-remang

Dalam kunker Komisi A dan B DPRD Kabupaten Pekalongan kemarin, disinyalir masih banyak toko modern yang melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Perda Kabupaten Pekalongan nomor 1 tahun 2014 tentang Penataan, Pembinaan, dan Pengawasan Pasar Tradisional, Pusat Belanja dan Toko Modern.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi A, Dodiek Prasetya dan Sumar Rosul tersebut memanas. Terungkap, dari 50 toko jejaring nasional hanya 13 yang memiliki IUTM, sedangkan sisanya masih ijin prinsipnya bahkan ada yang belum mengantongi ijin.

Anggota dewan, Kenedy mengungkapkan bahwa pengelola toko modern berjejaring banyak yang melangggar Perda, toko berjejaring dengan jarak kurang dari 1 KM hanya menghapus nama toko modern berjejaring, tetapi isi dan manajemen, bahkan pemiliknya masih sama.

“Nama hanya di ‘step'(hapus) akan tetapi isi dan manajemen bahkan pemilik sepertinya masih sama jadi kita itu merasa dibohongi, dan itu hanya kamuflase saja. Dari 50 Toko Modern berjejaring hanya 13 yang ber- IUTM, sedangkan yang lain belum.” ujar Kenedy.

Kepala DPM PTSP dan Naker Kabupaten Pekalongan, Edy Herijanto menjawab petanyaan dewan terkait perijinan yang menurut Edy, saat ini melalui OSS. Namun sejumlah anggota dewan tidak percaya, lantaran dilapangan, toko modern yang sempat ditutup banyak yang beroperasi kembali. Rapat kemudian ditutup dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke toko modern yang berada di Jalan Mandurorejo, Kajen, yang diketahui sudah beroperasi walaupun belum mengantongi ijin.

Dewan lainnya, Kenedy mengatakan bahwa rata-rata toko modern yang berjarak kurang dari 1 KM belum ada namanya, selain itu sesuai aturan perda bahwa toko modern mengalokasikan 10 persen penjualannya untuk UMKM setempat. Namun hal tersebut belum dilakukan, ujarnya.

Senada diungkapkan Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pekalongan, Dodiek Prasetyo. Ia memastikan bahwa sekitar 34 Toko Modern belum berizin. Meskipun ada tapi masih izin prinsip.

Dodiek mengungkapkan, meski pelaku usaha telah mendapatkan izin usaha melalui OSS tetap harus memenuhi komitmen terlebih dahulu untuk bisa mendapatkan izin operasional dan/atau komersial. Bagi pelaku usaha yang memerlukan prasarana untuk melakukan kegiatan usaha tapi belum menguasai prasarananya maka bentuk pemenuhan komitmennya adalah izin lokasi, izin lokasi perairan, izin lingkungan dan atau IMB. Bahkan ada juga izin operasional dan/atau izin komersial.

Komisi A dan B DPRD Kabupaten Pekalongan mendesak dinas terkait untuk memasang stiker toko modern yang belum berijin dengan tulisan toko modern ini belum berijin.  (Eva Abdullah dengan tambahan sumber dari Radar Pekalongan)

Terkait
Waspada! Banjir dan rob saat musim penghujan

Pekalongan, WartaDesa. - Perkiraan musim penghujan yang jatuh pada pertengahan bulan ini membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan Read more

Jaringan pengedar sabu di Kota Pekalongan dibekuk

Kota, Wartadesa. - Personel Satua Narkoba Polres Pekalongan Kota Polda Jateng meringkus pengedar sabu-sabu di dua lokasi, yakni di Jl. Read more

Forum PAC PPP Kab Pekalongan akan kawal aspirasi dukungan dari bawah

Kab Pekalongan, Wartadesa. - Bertempat disalah satu rumah makan di Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah, Forum PAC (Pimpinan Anak Read more

Balqis-Machrus resmi maju dalam Pilkada Kota Pekalongan

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Diusung oleh enam partai, yakni Golkar, PKB, PKS, PAN, Gerindra dan Nasdem, pasangan Balgis Diab dan Read more

Tags : Pekalongantoko modern tak berijin