Kajen, Wartadesa. – “Sekolah saya minta tidak ada pungutan ini itu. Apalagi yang membebankan masyarakat. Tahun ini saya Malah mengeluarkan kebijakan bagi siswa tidak mampu justru akan diberikan seragam gratis. Tujuannya semua masyarakat bisa mengenyam pendidikan dengan begitu IPM daerah meningkat. Masyarakat lebih sejahtera.” Demikian posting laman media sosial Fadia Arafiq dalam grup Kajen Info, Rabu (08/06/2022).
Statemen orang nomor satu di Kota Santri tersebut diperkuat pada Konferensi Kerja Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pekalongan di Kantor PGRI Kajen, Kamis (09/06/2022). Menurut Fadia, sekolah negeri tidak boleh melakukan pungutan biaya yang kiranya membeatkan bagi orang tua siswa. “Sekolah negeri semuanya sudah gratis tapi kebijakan saya memang tidak boleh ada sekolah yang sifatnya memberatkan anak-anak,” tutur bupati.
Selain melarang pungutan di sekolah negeri, Fadia menyampaikan bakal memberikan bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa yang tidak mampu untuk mendukung anak-anak yang tidak mampu semuanya bisa sekolah.
Fadia berharap agar sekolah negeri pada penerimaan siswa baru Tahun 2022 memperluas penerimaan siswa tidak mampu. (Buono)










