Kajen, Wartadesa. – Melakukan liputan berita atau menjadi pewarta dan menuliskan berita tersebut dalam bahasa daerah itu menyenangkan. Demikian disampaikan siswa-siswi SMA Islam YMI Wonopringgo saat menyusun outline (kerangka) berita dan membuat berita dalam Bahasa Jawa di Alun-alun Kajen, Selasa (24/10).
Siswa-siswi ini merupakan bagian dari alumni Pelatihan Jurnalistik Dasar SMA Islam YMI Wonopringgo beberapa waktu sebelumnya. Sebanyak 28 peserta yang mengikuti pelatihan tersebut membuat rencana kegiatan tindak lanjut (rktl) dengan melakukan pertemuan tiap bulan sekali untuk melakukan review (pembahasan) hasil liputan berita di lapangan, dan menerbitkannya dalam buletin sekolah maupun diunggah di website Wartadesa.
Menurut Qotrunada, siswa kelas 10 IPA 1 SMA Islam YMI Wonopringgo, kali ini kelompoknya yang bernama Kelompok Bagong, mendapat tugas untuk membuat berita berbahasa Jawa.
“Kami mendapat tugas untuk menjadi pewarta dengan menuliskannya dalam Bahasa Jawa, pada Selasa (24/10) kami melakukan liputan di Alun-alun Kajen dan membuat berita tersebut dengan beberapa anggota Kelompok Bagong, terdiri dari Ahmad, Isna, Nada, dan zumrotun Nur,” tuturnya kepada Wartadesa, Rabu (25/10).
Qotrunada melanjutkan, kegiatan liputan berita ini dilakukan untuk mengasah kemampuan, mental, pikiran dan kerja sama siswa-siswi SMA YMI Wonopringgo dalam melakukan liputan hingga menyusunnya menjadi sebuah berita.
“Kelompok Bagong sangat menikmati kegiatan ini, walau dengan rasa lelah.” Ujar gadis manis berjilbab tersebut.
Menurut Qotrurunada meski tugas tersebut cukup memusingkan, namun membuatnya senang, “mengerjakan tugas seperti ini membuat saya pusing, tapi juga menyenangkan karena bisa belajar diluar kelas,” katanya.
Hal senada diaminkan oleh Isna, “belajar kelompok diluar kelas terasa menyenangkan.” Pungkasnya. (Ahmad Asegaf)










