Pemalang, Wartadesa. – Ratusan warga Desa Purana Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang menggeruduk balaidesa setempat, Senin (29/01). Kedatangan mereka untuk berunjuk rasa menolak tanah bengkok desa yang dikelola oleh Kades dan perangkat desa dijadikan tambang galian C.
“Sekitar lima hektar sawah bengkok dijadikan galian C,” jelas salah satu peserta aksi. Seratus orang yang berunjuk rasa di balaidesa setempat menuntut agar galian C tanah bengkok desa ditutup.
“Dan segera dilakukan Reklamasi tanah yang terkena galian. Transparansi terhadap hasil penjualan kandungan tanah bengkok desa,” tuntut mereka.
Mediasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian setempat didampingi enam personel dan empat anggota koramil Bantarbolang dan Kades Desa Purana Mas’anah dan Perwakilan unjuk rasa, Khodori.
“Setelah tercapai kesepakatan, warga membubarkan diri kerumah masing-masing. Kegiatan tersebut berlangsung tertib dan aman hingga selesai,” ucap AKP Sriyanto, Kapolsek Bantarbolang. (Eva Abdullah)










