close
Sosial Budaya

Tiga hari pencarian, jazad pria terjun di Jembatan Spait ditemukan

no thumb

Siwalan, WartaDesa. – Setelah petugas SAR gabungan tiga hari berturut-turut melakukan pencarian Andriyanto (36) warga Desa Tegal Lontar, Kecamatan Sragi yang nekad menceburkan dirinya ke Kali dari jembatan Pait (spait), Desa Depok, Siwalan, Pekalongan, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal, tiga kilometer dari lokasi ia melompat.

Tim PMI Kabupaten Pekalongan melaporkan bahwa korban ditemukan dalam kondisi mengapung di tepi Sungai Pait pukul 09.00 WIB. Tim SAR gabungan mendapatkan laporan warga bahwa ia melihat jenazah terapung di kali Spait.

Korban kemudian dievakuasi pukul 09.30 WIB ke rumah duka,  Desa Tegal Lontar, Sragi.

“Jenazah ditemukan di Tepi Sungai Pait Desa Depok, Siwalan jarak sekitar 3 KM dari lokasi kejadian. Sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka, ” ujar Wakapolsek Sragi, IPDA Slamet. Rabu (16/12)

Diberitakan sebelumnya, warga Pekalongan digemparkan dengan aksi nekat yang dilakukan oleh seorang berinisial ADR, 36 tahun warga Desa Tegalontar Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan yang menaiki atas jembatan dan loncat kesungai, Senin (14/12/2020)

Kapolres Pekalongan AKBP Darno, S.H., S.I.K. melalui Kasubbag Humas AKP Akrom membenarkan kejadian tersebut.

Dikatakan Kasubbag Humas bahwa, sebelum kejadian ada seorang warga yang melintas dijembatan sipait melihat ADR menggunakan Sepeda Motor Yamaha Vega ZR warna merah berhenti di atas jembatan. Kemudian orang tersebut naik diatas jembatan dan langsung menjeburkan diri di sungai Sipait . Saat itu orang tersebut sempat meminta tolong, namun karena arus sungai deras Korban ikut terbawa arus air .

Mengetahui hal itu ia langsung melaporkan kejadian tersebut kepada polisi yang tengah berjaga di Pos Lantas Sipat. Mendapatkan laporan tersebut petugas langsung menuju ke lokasi kejadian. Di TKP petugas menemukan Sepeda Motor dan Identitas yang diduga milik Korban.

“Saat ini pihak Kepolisian dibantu oleh Tim BPBD Kabupaten Pekalongan bersama warga setempat menyusuri sungai Sipait guna mencari keberadaan korban,” ujar AKP Akrom. (Bono)

Terkait

[caption id="attachment_1619" align="alignnone" width="960"] Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

Gogoh iwak ramaikan bukaan Gembiro

Gogoh iwak. perserta lomba gogoh iwak kesulitan menangkap ikan dengan tangan, hal ini menambah keramaian acara Read more

Warga Kesesi tunggu kali asat

Warga sekitar jembatan Jagung memanfaatkan peristiwa dibukanya bendung Gembiro untuk mencari ikan (1/11). Foto: Eva Abdullah Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : terjun ke sungai spait