close
Sosial Budaya

Upaya menata akidah santri, Panji 5 datangkan ahli teologi

ngaji teologi

Bata-Bata, Warta Desa. – Saat berlangsungnya pegelaran Pekan Ngaji Internasional event di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, yang berada di Desa Panaan, Kec. Palengaan, Kab. Pamekasan Madura, Provinsi Jawa Timur itu, adakan seminar ‘Ngaji Teologi’. Dalam seminar tersebut pihak panitia mendatangkan pemateri, Pria asal kelahiran Surakarta, yakni; Prof. Dr. Nasruddin Baidan (Ia merupakan dosen tetap sekaligus guru besar di IAIN surakarta) Rabu malam, (16/01/2020).

Seminar dimulai pada jam 19.30 s/d 22.30 di musholla putra. Diperkirakan yang hadir saat itu melebihi dari 5000 orang. Hal itu terbukti banyaknya santri bata-bata sendiri yakni; berkisaran 12 ribu santri dibagi dua dengan santri putri. Ditambah lagi oleh para asatidz, alumini, dan pertisipan dari luar pesantren. Di awal seminar Ust. Rusdi kholil S.Pd. I selaku pemandu jalannya seminar pada saat itu. Ia membagi alur seminar menjadi dua bagian, sesi pertama penyampaian materi, kedua sesi diskusi.

Penyampaian materi berjalan dengan kondusif, efektif dan efisien. Hal itu seiring dengan antusiasme para audience dalam mengikuti dan menyimaka apa yang disampaikan oleh pemateri. Bahkan ada yang mencatat ke bukunya. Ditengah-tengah menyampaikan materinya Prof. Dr. Nasruddin Baidan, sesekali menanyakan kepada peserta yang mengikuti seminarnya. “Apa yang dimakssud Teologi?” tanya pria berdarah surakarta itu. Saat itu banyak jawaban dari santri yang keluar, namun yang diambil hanya satu, yaitu ‘Tahuhid’.

Selain itu pemateri juga memberikan landasan-landasan suatu ajaran poko yang harus diterima tanpa adanya keraguan dalam hati seseorang, yang disebut landasan (Dogmatis). “Ada tiga landasan kita dalam mengikuti suatu ajaran. Pertama Akidah, kedua Akhlak dan yang ketiga Ibadah.” Jelasnya saat diseperapat penyampaian materinya.

Salah satu peserta seminar Ma’ruf asal Bangkalan itu, mengaku puas dengan materi yang diberikan oleh pemateri. “Awalnya saya tidak tahu landasan dogmatis itu apa. Tapi setelah mengikuti seminar ini, alhamdulillah jadi tahu.” Tuturnya saat sedang mengikuti seminar Ngaji Teologi itu.

Sebelum menutup materinya Prof. Dr. Nasruddin Baidan berharap yang disampaikannya bisa dipahami dan dan dimengerti. Dan menambahkan sebelum terakhir ucapannya “semoga bermanfaat ilmu yang sudah didskusikan, Amin” harapnya menjelang diakhirinya seminar pada malam itu. (Aruf)

Tags : ngaji teologipamekasanponpes mambaul ulum