close
Sosial Budaya

Gelar seminar Internasional, Ponpes Mambaul Ulum hadirkan Syekh dari Mesir

seminar

Bata-Bata, Warta Desa. – Panitia Pelaksana Pekan Ngaji 5 menghadirkan Syekh Dr. Mohamed Elhusseiny Farag,  warga nagara Mesir yang sudah dua tahun ini tinggal di Indonesia, tepatnya di  Jakarta, (13/01/20). Sebanyak lima ribu orang hadir dalam gelaran tersebut, diantaranya santri aktif, asatidz dan alumni Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata,  Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Provinsi Jawa Timur.

Tidak hanya itu, simpatisan juga hadir pada seminar yang dilaksanakan pada Senin malam tersebut. Seminar yang ditempatkan di halaman Madrasah Barat  dimulai dari pukul 19.30 WIB – 22.30 WIB. Dalam seminar yang mengangkat tema “Al-Islam At-Tahqiqu As-Salamah” diisi langsung oleh Syekh Dr. Mohamed Elhusseiny Farag (Mesir).

Muhammad Hafidz Ansori selaku moderator dan sekaligus penerjemah membagi jalannya acara menjadi dua termin; yang pertama pemaparan materi dan yang kedua sesi tanya jawab.

Sebelum seminar dimulai moderator berharap kepada para peserta yang hadir agar tenang, kondusif dan fokus terhadap apa yang di sampikan beliau dan juga mendoakan para peserta agar paham apa yang di sampaikan dalam seminar itu “Semoga yang mendengarkan bisa paham dan semoga yang tidak paham bisa di beri pemahaman selangkah sebelum sampai di asrama.” Ujarnya ketika akan memulai seminar.

Syaikh memulai seminar dengan memaparkan mengapa makhluk di ciptakan dan apa tujuan makhluk di ciptakan di muka bumi ini “Wa Kholaqtul jinna Wal Insan illa Liya’budun” dawuhnya dan ada sebagian tujuan yang lain makhluk di ciptakan yaitu untuk memakmurkan bumi.

Saat penyampaian materinya Syekh memaparkan, dengan adanya seminar ilmiah yang bertema Al-Islam At-Tahqiqu As-Salamah, Para santri bisa mengembangkan wawasan dan pemikiran mereka seputar islam, tentang apa Hakikat Islam, tujuan, dan Prinsip Islam. Dan juga beliau menambahkan “Prinsip Islam yaitu laa Ikroha fii Ad-din (Tidak ada paksaan dalam beragama)” Papar saat seminar berlangsung.

Selain itu Syekh menyuapkan cerita-cerita penuh hikmah kepada para peserta yang hadir diantaranya sejarah masuk islamnya Umar bin Auf yang sangat berperan penting dalam penyebaran islam. “Tidak ada agama di dunia ini sehebat islam yang membawa misi kedamaian dan keadilan” Ujar beliau sebelum mengakhiri pemaparannya.

Dan sebelum seminar di tutup moderator menegaskan bahwasanya islam adalah agama yang cinta perdamaian sesama muslim maupun non muslim ”Islam agama cinta perdamaian dan mewujudkan kedamaian kepada para muslim maupun non muslim” Ucapnya di penghujung acara. Hal itu di buktikan dengan adanya peraturan-peraturan kecil dan peraturan-peraturan besar yang menimbulkan perdamaian. Seminar tersebut di akhiri dengan pemberian cendramata oleh Panitia Pelaksana kepada sang pemateri dan moderator. (Ris/Aruf/San)

Tags : maduraponpes mambaul ulumseminar internasional