Bojong, Wartadesa. – Warga dua desa di Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan, yakni Desa Babalanlor dan Babalan Kidul resah. Pasalnya meski makam yang lama sudah hampir diurug dengan tanah untuk jalan tol ruas Pemalang-Batang, namun hingga saat ini makam belum juga dipindahkan.
“Pemakanan yang terkena proyek jalan Tol yaitu di Desa Babalan Lor yang terletak di dukuh Kemandungan seluas 651 meter persegi dan di Desa Babalan Kidul seluas 1.039 meter persegi.” Demikian disampaikan oleh salah seorang warga.
Meski lahan pemakaman baru sudah tersedia dan jaraknya kurang dari seratus meter dari lokasi sebelumnya, namun hingga saat ini belum ada kejelasan kapan akan dilakukan relokasi, lanjut warga.
Kapolsek Bojong, I Wayan Suandi mengungkapkan bahwa dana pengganti dari BPN Kab. Pekalongan sudah di terima dan di simpan di rekening desa saat ini, akan tetapi untuk perkiraan harga tanah pengganti dari pihak aprasial belum juga di tetapkan. Demikian disampaikan Jum’at (14/4)
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar rencana pemindahan pemakaman tersebut dapat.berjalan dengan baik dalam waktu dekat ini, kami juga menerjunkan Bhabinkamtibmas dan Intel kami untuk memberikan penjelasan kepada ahli waris agar tetap sabar,” ucap Kapolsek.
Melihat kondisi tersebut sudah banyak ahli waris yang mengeluh dan kecewa makam keluaga mereka sampai saat ini belum juga di pindah, padahal pembangunan jalan Tol sudah sampai di lokasi pemakaman. Kekhawatiran warga tersebut juga karena sampai saat ini untuk biaya penggalian dan selamatan pemindahan pemakaman juga belum turun. Jelas AKP I Wayan Suandi. (WD. tribratanewskajen)










