close
Hukum & KriminalOpini WargaPolitik

Warga Basaran Purworejo Sragi pertanyakan pengisian kekosongan perangkat desa

ilustrasi kekosongan jabatan perangkat desa

Sragi, Wartadesa. – Kekosongan jabatan perangkat Desa Purworejo Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan dipertanyakan salah seorang warga. Nur Arie Saputra (nurarie43@gmail.com ) menanyakan  pengisian kekosongan perangkat desa di wilayah Dukuh Basaran Desa Purworejo kepada Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi melalui email yang dikirim ke web resmi Pemkab Kota Santri tersebut dalam laman Suara Warga, Senin (09/10).

Surat warga terkait dengan pengisian kekosongan jabatan di Desa Purworejo Sragi yang dikirim oleh Nur Arie Saputra, tanggal 9 Oktober 2017. Sumber: Laman Suara Warga pekalongankab.go.id

Nur Arie Saputra mengajukan pertanyaan tentang kekosongan jabatan di desanya sebagai berikut, kepada BAPAK BUPATI PEKALONGAN Hj ASIP KOLBHI SM.MSi yg terhormat, saya ingin bertanya kepada bapak kenapa ke kosongan perangkat desa sampai sekarang tidak di isi padahal kosong sejak 2014 awal. contohnya di ds saya ds basaran kec sragi kab pekalongan , katanya sudah mengajukan tp sampai detik ini pun tidak ada respon dan tidak di isi, kalo memang pengajuannya salah saya mohon bimbingannya untuk mengajukan proposal pengisian kekurangan perangkat desa. karena kami merasa penting akan adanya perangkat desa..SEMOGA BAPAK CEPAT MERESPON apa yg saya infokan sekian dan terima kasih Senin, 09 Oktober 2017

assalamualaikum wr.wb 

Menurut Nur Arie Saputra, kekosongan perangkat di desanya sudah tejadi sejak kurun awal 2014, namun hingga kini belum ada ada respon dari pihak terkait, meski menurutnya pihak pemerintah desa setempat sudah mengajukan tapi hingga saat ini belum ada respon dari Pemkab Pekalongan.

Arie menambahkan bahwa jika permohonan yang dikirimkan oleh pemerintah desanya salah, dia meminta pihak Pemkab memberikan arahan dan bimbingan terkait proposal pengajuan pengisian kekosongan perangkat desanya.

Sementara itu, admin web Pemkab Pekalongan baru meminta informasi terkait Desa Basaran di Kecamatan Sragi,  :
Terimakasih atas masukannya. Mohon info apakah yang anda maksud dengan desa basaran kec.Sragi diatas?
Tulisnya.

Penelusuran Wartadesa di lapangan, banyak desa di Kota Santri yang mengalami kekosongan jabatan perangkat. Kekosongan tersebut terjadi karena perangkat desa sebelumnya sudah purna tugas, meninggal dan penyebab lainnya.

Seperti di Desa Tangkilkulon Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan, kekosongan jabatan terjadi pada Sekretaris Desa, Kepala Dusun Tangkil Kulon dan Kepala Urusan Kesra (lebe). Demikian terungkap saat rembug warga penyusunan rencana kegiatan tahunan (RKT) Tahun 2017 di balaidesa setempat, belum lama ini.

Warga Desa Tangkilkulon mengusulkan pengisian kekosongan jabatan perangkat desa dalam RKT 2017 tersebut mengingat Perda No. 14 Tahun 2016 yang mengatur Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa Lainnya. (Eva Abdullah)

Terkait

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Warga terdampak tol mulai pindah

[caption id="attachment_1331" align="aligncenter" width="768"] Warga terdampak tol di desa Bulakpelem, Sragi ini mulai membongkar rumahnya secara swadaya. (15/10) Foto : Read more

Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

[caption id="attachment_1372" align="alignnone" width="717"] Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : kekosongan jabatan perangkat desa