close
Pendidikan

Wihaji, usulan guru wiyata bhakti dapat SK Bupati sudah disetujui

Wihaji-Suyono

Batang, Wartadesa. – Bupati Batang, Wihaji mengaku pada prinsipnya dia setuju terhadap usulan PGRI bahwa guru wiyata bhakti dapat diberi SK Bupati, namun karena beban anggaran yang besar, Wihaji mengatakan anggaran tersebut belum bisa muncul tahun ini.

“Saya sudah mengusulkan. Akan tetapi karena beban yang terlalu besar maka belum bisa muncul pada anggaran tahun ini,” ujar Wihaji saat menerima perwakilan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) guna melaporkan kesiapannya pelaksanaan kegiatan rangkaian acara Hari Ulang Tahun Guru dan PGRI. Rabu (11/10).

Menurut Wihaji, surat keputusan yang diberikan pada wiyata bhakti bisa digunakan untuk sertifikasi maupun yang lain. “Tentunya SK itu, nantinya bisa menjadikan keberadaan tenaga wiyata bhakti benar-benar ada dan dibutuhkan sesuai dengan keahliannya,” katanya.

Wihaji juga berjaji akan mengusulkan penambahan aparatur sipil negara khususnya tenaga pendidik di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara. “Mengenai masalah kekurangan tenaga pengajar, kami berjanji akan ikut memperjuangkan dan sudah diusulkan ke Men-PAN untuk penambahan tenaga ASN terutama tenaga pendidikan,” katanya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Batang, Wachyusin mengatakan PGRI akan terus melakukan terobosan dalam memperjuangkan nasib para tenaga wiyata bhakti agar bisa diangkat sebagai pegawai negeri sipil.

“Apalagi, setidaknya status para tenaga wiyata bhakti sudah diakui oleh pemkab sehingga keberadaan mereka bisa dibuatkan Surat Keputusan Bupati,” katanya. (WD, Antara)

Tags : guru honorerwihajiwiyata bhakti

Leave a Response