Warta Desa, Pekalongan – Warga Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, mengeluhkan kondisi jalan di jalur Panjatan menuju Sibatuk yang kerap terganggu akibat kurangnya perawatan. Material longsor seperti batuan, tanah, hingga batang pohon sering kali berserakan di badan jalan, mengakibatkan penyempitan akses dan membahayakan pengendara.
Menurut warga, setiap kali terjadi longsor atau pohon tumbang, mereka sendiri yang turun tangan untuk membersihkan material tersebut. Tanpa menunggu bantuan dari instansi terkait, masyarakat bersama-sama melakukan gotong royong demi menjaga kelancaran akses jalan.
“Kalau ada longsor, kami yang langsung bersih-bersih. Kadang pakai uang pribadi buat beli BBM alat atau sewa kendaraan. Biasanya dibantu juga oleh anggota Polsek dan Koramil Lebakbarang,” ungkap salah satu warga.
Warga juga menyoroti lemahnya perhatian dari pemerintah daerah. Padahal, jalur ini kerap dilalui oleh pejabat kecamatan, namun kerusakan jalan dan kondisi rawan longsor seakan dibiarkan tanpa penanganan berarti.
“Kami merasa kecewa, karena jalur ini penting dan sering dipakai pejabat, tapi kok tidak pernah benar-benar diperhatikan. Kalau tidak kami yang gotong royong, jalan bisa lumpuh,” tambahnya.
Masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan dengan serius menangani perawatan jalur ini, terutama menjelang musim hujan, agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun gangguan aktivitas warga. (Rohadi)










