close
Hukum & Kriminal

Warga Kradenan jadi korban pembunuhan di Purbalingga, jenazahnya dibuang di sungai Klawing

tewas terbungkus bed cover

Buaran, Wartadesa. – Pasangan suami-istri, warga Kradenan Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan, Husni dan Zakiah ditemukan tewas pagi tadi, Senin (11/9) di Sungai Klawing, Purbalingga. Keduanya  diduga menjadi korban perampokan. Jenazah ditemukan dalam kondisi dibungkus menggunakan bedcover. Beberapa barang yang ada di rumah korban hilang diambil pelaku.

Husni Zarkasih (58) dan Zakiah Husni (53) merupakan pengusaha konveksi, dan membuka kos-kosan wanita di lantai dua rumahnya di Bendungan Hilir. “Pengusaha, penguasa garmen,” ujar Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Suyudi Ario Seto di rumah korban di Jalan Pengairan No 21, RT 11/6 Kelurahan Benhil, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (11/9), lapor detik.

Husni Zarkasih, korban pembunuhan ditemukan tewas di sungai Klawing dengan dibungkus bedcover
Zakiah, istri Husni, korban pembunuhan di kali Klawing

Suyudi menambahkan bahwa, kedua pasangan suami-istri ini mempunyai usaha garmen di Pasar Tanah Abang. “Tinggal di sini, cuma usaha kos kosan juga, cuma tiga kamar. Kesehariannya disini,” sebut Suyudi.

Saat ini pihak kepolisian sedang mendalami teka-teki pembunuhan pasutri warga Kradenan tersebut. Sementara itu sejumlah perhiasan emas di rumah korban hilang.

Barang berharga berupa emas, brankas, hingga sertifikat tanah yang ada di rumah pasangan suami-istri yang tewas terbungkus bedcover diduga hilang. Kondisi kamar acak-acakan dan penuh bercak darah.

“Diduga brankas juga dibawa. Terus emas, perhiasan, sama sertifikat tanah,” ujar Kapolres Jakarta Pusat Kombes Suyudi Ario Seto di rumah korban, Jalan Pengairan No 21, RT 11/6 Kelurahan Benhil, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (11/9).

Polisi menemukan bercak darah saat olah TKP dari pintu masuk rumah korban hingga ke kamar. Pintu rumah dalam kondisi tertutup saat polisi masuk.

Polisi tengah mendalami teka-teki di balik pembunuhan pasutri tersebut. Salah satunya mencari bukti rekaman kamera pengawas (CCTV) yang ada di lingkungan rumah korban.

Penghuni kos di rumah tersebut juga sempat mendengar keributan di dalam rumah. Keributan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB malam kemarin.

“Iya, ini kan kos-kosan nih di atas, orang kos juga nggak tau tapi denger suara keributan kemarin, sekitar jam 7 malam,” ucap Suyudi.

Korban akan dimakamkan di Kradenan, Selasa (12/9) besok. “(Akan dimakamkan) Di Pekalongan, di Desa Kradenan, Kecamatan Pekalongan Selatan. Rencana besok,” kata adik kandung Husni, Ahmad Zaini saat ditemui di rumah duka korban, Jalan Pengairan No 21, RT 11/6 Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (11/9).

Ahmad Zaini mengatakan saat ini jasad kedua korban tengah berada di RSUD Purwokerto. Pihak keluarga tengah dalam perjalanan menuju ke sana. (*)

 

Sumber: Detik

Terkait

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Warga terdampak tol mulai pindah

[caption id="attachment_1331" align="aligncenter" width="768"] Warga terdampak tol di desa Bulakpelem, Sragi ini mulai membongkar rumahnya secara swadaya. (15/10) Foto : Read more

Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

[caption id="attachment_1372" align="alignnone" width="717"] Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : jenazah dibungkus bedcovermayat di kali klawingpembunuhan pasutri kradenan