Pemalang, Wartadesa. – Akibat diterjang ombak besar, Kapal Motor (KM) Indah Kris yang dinahkodai Adi Wicaksono dan ABK Achmad Rifai tenggelam di perairan Indramayu, sekitar pukul 17.00 WIB. Kapal dengan bobot 20 GT, No. 1751/Da. Call Sign YB 4321 berlayar dari pelabuhan Pantai Mutiara, Jum’at (8/9) menuju Lamongan.
Saat diterjang ombak dan cuaca buru, nahkoda kapal Indah Kris berusaha menghindari cuaca dan meneruskan ke Lamongan. Hingga akhirnya pada Sabtu (9/9) pukul 09.00 WIB setiba di perairan Pemalang, kapal mengalami kebocoran di bagian haluan.
Nahkoda beserta ABK berusaha melakukan pengurasan dengan pompa air dan manual dengan tetap mengarahkan kapal menepi.
Selanjutnya nahkoda kapal menyampaikan kabar sinyal s.os. (kondisi bahaya) melalui radio komunikasi, ‘mayday mayday mayday’ . Namun tidak ada tanggapan dari kapal lain maupun dari stasiun radio pantai lainnya.
Untunglah sekitar pukul 15.00 WIB, kapal milik Indah Sulartiningrum, warga Jakarta tersebut ditolong oleh nelayan KM Sri Rejeki dan KM Sekar Pawitan yang berada di perairan utara Comal, hendak menuju ke TPI Mojo Ulujami Pemalang.
Nahkoda KM Indah Kris beserta ABK dibantu awak Sri Rejeki dan Sekar Pawitan berusaha mengevakuasi kapal ke tepi, untuk menyelamatkan barang-barang KM Indah Kris. Namun sayang, saat di posisi 6°38’587″ LS 109°34’016″ BT tali yang digunakan untuk menarik KM Indah Kris putus.
Meski awak kapal sudah berusaha menyambung tali yang terputus, karena kondisi cuaca yang buruk, penyambungan tali dan penarikan kapal tidak bisa dilakukan.
Nahkoda kapal Indah Kris dan ABK selanjutnya dibawa oleh KM Sri Rejeki dan KM Sekar Pawitan menuju ke dermaga TPI Mojo Ulujami Pemalang.
Kerugian akibat tenggelamnya KM Indah Kris diperkirakan mencapai dua milyar, Adi Wicaksono melaporkan kejadian tersebut ke Satpol Air Pemalang, Ahad (10/9). (*)
Sumber: HP










