close
Sosial Budaya

Warga Pemalang masih bisa “Pulang Kampung”, seminggu 11 ribu pemudik datang

pemudik

Pemalang, Wartadesa. –  Meski larangan atau pembatasan mudik (dari kota besar kembali ke kampung halaman) mulai efektif sejak 24 April 2020 lalu. Nyatanya dalam tujuh hari terakhir ini, sedikitnya 11.888 warga Kabupaten Pemalang “pulang kampung” halaman masing-masing.

Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid -19 Kabupaten Pemalang/Bupati Pemalang,   Junaedi,   menyatakan, dari awal Ramadhan sampai dengan hari ini atau dalam kurun waktu 7 hari ini, tercatat ada sebanyak 11. 888 orang pemudik yang datang ke Kabupaten Pemalang.

Junaedi menyebutkan, secara keseluruhan sampai dengan hari ini ada 77. 877 orang pemudik yang datang ke Kabupaten Pemalang. Pernyataan tersebut disampaikan  Junaedi dalam konferensi pers di Posko Penanggulangan Covid – 19 Kabupaten Pemalang, Kamis (30/4/2020).

Terkait angka kedatangan pemudik itu, pihaknya kembali mengajak kepada masyarakat yang masih ada di daerah perantauan supaya bisa menahan diri dan jangan mudik dulu, karena yang menjadi kendala dalam penanganan Covid 19 salah satunya karena adanya pergerakan orang.

Junaedi mengungkapkan, sebagaimana yang pernah dirilis sebelumnya, bahwa Orang Dalam Pantauan (ODP) yang meninggal dunia, sebagian besar dari luar kota yang datang ke Kabupaten Pemalang. “Hari ini pemudik yang datang ke Kabupaten Pemalang luar biasa yaitu 77. 877 orang. Terakhir pada menjelang malam Ramadhan masuk dalam 7 hari puasa ini kedatangan pemudik sangat luar biasa tercatat ada 11 ribu lebih pemudik,” katanya.

Junaedi menuturkan, salah satu upaya dalam penanggulangan Covid-19 adalah dengan segera menemukan orang yang berpotensi terpapar. “Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan agar virus tersebut tidak bermigrasi ke orang lain yakni dengan menjaga jarak, menghindari kerumunan dan tetap tinggal di rumah”, pungkasnya. (Eva Abdullah)

Tags : mudikpemalangpulang kampung