Kajen, Wartadesa. – Setelah Pemerintah Kabupaten Batang melarang warga melakukan takbir keliling pada malam perayaan hari raya Idul Fitri 1438 Hijriah karena kegiatan itu berpotensi negatif. Kini, Kepala Kepolisian Resort Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan, mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan takbir keliling.
Baca: Pemkab Batang larang Takbir keliling
Menurutnya perayaan hari raya Idul Fitri, lebih baik diisi dengan banyak beribadah dan menjalin silaturahmi. Lebih baik tidak perlu takbir keliling. Lantaran dikhawatirkan terjadi kecelakaan, rawan kemacetan serta untuk menghemat energi bahan bakar minyak (BBM),” ujarnya.
Wawan menuturkan, pada malam takbiran lebih baik masyarakat mengisi dengan kegiatan lebih positif daripada takbir keliling menggunakan kendaraan. “Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah dengan mengeluarkan zakat dan bersedekah atau berbagi kepada warga yang berhak menerima,” katanya.
Untuk mencegah hal tidak diinginkan, pihaknya telah mengeluarkan surat imbauan soal takbir keliling saat malam hari raya Idul Fitri 2017. “Saya harap ini bisa ditaati demi kondusivitas daerah,” ucapnya.
Terpisah Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP M Alan Haikel, mengatakan bahwa himbauan ini dikeluarkan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan raya dan mengantisipasi kemacetan di jalan-jalan.
“Jika memang memaksa takbir keliling dan dikhawatirkan terjadi hal tidak diinginkan, kami akan melakukan tindakan penertiban. Tindakan ini dilakukan untuk menciptakan keamanan,” tutur Alan.
Menurut Alan, lebih baik warga melakukan takbiran di masjid-masjid serta di kampung wilayahnya masing-masing. Warga disarankan berkumpul di suatu tempat atau masjid untuk bertakbir dan beribadah bersama. Tidak melakukan konvoi dengan sepeda motor atau mobil bak terbuka di jalan-jalan raya.
“Himbauan ini juga berlaku bagi warga tetangga yang ingin masuk ke Kota Santri. Kami minta agar tidak melakukan takbir keliling masuk ke sini” katanya.
Sebelumnya, Pemkab Batang memerintahkan seluruh jajarannya untuk melarang pelaksanaan takbir keliling.
Wihaji, Bupati Batang mengatakan bahwa pihaknya akan mengitruksikan Muspika agar tidak mengijinkan adanya takbir keliling, “Pemkab akan menginstruksikan kepada pejabat musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) agar tidak mengizinkan adanya kegiatan takbir keliling.”
“Takbir berkeliling dengan menggunakan mobil justru tidak ada manfaatnya dan menjadi potensi perkelahian antarpemuda. Kami imbau warga lebih baik melakukan takbiran di mushalla maupun di masjid,” ujar Bupati Batang, Wihaji, Jum’at (9/6). (Eva Abdullah)










