Kajen, Wartadesa. – Sedikitnya 12 ribu pemudik dari zona merah seperti Jakarta tiba di Kota Santri, hal tersebut membuat Pemkab Pekalongan semakin meningkatkan kewaspadan penyebaran virus Korona (Covid-19).
“Di Kabupaten Pekalongan, sekitar 12 ribu urban yang mudik khususnya dari zona merah seperti Jakarta perlu diwaspadai. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Asip, Rabu (01/04).
Asip menambahkan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh desa membentuk Desa Siaga Corona, “untuk mencegah hal-hal tidak diinginkan terkait adanya belasan ribu urban ini kami telah membentuk Desa Siaga Corona yang diberlakukan di seluruh desa di Kabupaten Pekalongan.” Lanjutnya.
Orang nomor satu di Kota Santri tersebut mengatakan bahwa desa-desa di Pekalongan sudah siap mengantisipasi penyebaran virus Korona. “Pihak desa dan tim kesehatan desa masing-masing, bisa melakukan pengecekan kondisi kesehatan dan melaporkan pendataan kepada pihak terkait.” katanya.
Asip meminta seluruh jajaran pemerintah desa dan petugas kesehatan untuk memantau para pendatang dan memastikan kondisi mereka sehat, juga melakukan isolasi diri selama 14 hari setibanya di rumah. (Eva Abdullah)
Terkait:
Antisipasi penyebaran Covid-19, sejumlah ruas jalan kampung ditutup










