Pemalang, Wartadesa. – Alat berat galian C di Kali Layang Pemalang dinilai merusak lingkungan, akibatnya alat berat yang didatangkan oleh penambang, ramai-ramai diusir oleh warga.
Warga mengaku sudah beberapa kali mengingatkan pengelola tambang galian C di Dukuh Baderan, Desa Jatiroyom Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang.
“Kemarin sudah kita ingatkan baik-baik. Namun hari ini tetap beroperasi, ya kita usir. Merusak sungai,” kata salah seorang warga Desa JatiroyonWahyono (55), Ahad (06/05), dikutip dari detik.
Wahyono menambahkan bahwa akibat galian C di desanya, sering terjadi banjir jika hujan turun. Bahkan lahan warga di sekitar Kali Layang tergerus.
Menurut Wahyono, kegiatan galian C tersebut ilegal, karena tidak melalui kesepakatan warga maupun pemerintah desa.
“Aktivitas galian c tersebut juga tidak dengan jalan musyawarah dengan warga. Kalaupun dilakukan musyawarah, warga menolak karena tidak ada untungnya justru malah merusak alam,” jelas Rohadi, salah seorang perangkat desa.
Alat berat kemudian digiring warga ke balai desa setempat, sedang operartor alat berat dimintai keterangan oleh warga dan perangkat desa.
Warga kembali menegaskan bahwa aktivitas pertambangan di Kali Layang dilarang dan bila dilakukan lagi, warga akan terus menghadang. (Sumber: detik)










