Pemalang, Wartadesa. – Sedikitnya 200 rumah warga Desa Karanganyar, Kecamatan Bantarbolang, Pemalang diterjang angin lisus, Sabtu sore (01/09) lalu. Atap rumah warga sebagian mengalami rusak berat dan rusak ringan.
Angin lisus datang secara tiba-tiba, didahului mendung tebal dan hujan deras. Saat hujan deras tersebut, disertai dengan angin puting beliung yang kencang, hingga menyebabkan atap rumah berantakan.
[srizonfbvidsingle id=248804669154909]
Kapolsek Bantarbolang, AKP Sriyanto, membenarkan kejadian tersebut. Namun musibah lisus tidak merenggut korban jiwa. ”Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa atau terluka. Karena saat angin datang penduduk cepat menyelamatkan diri dengan berlari dan berlindung di tempat yang aman,” ucapnya, Senin (03/09).
Selain meluluh-lantakkan atap rumah warga, dua ruang kelas, perpustakaan dan mushola SD Negeri 3 Karanganyar, atapnya porak poranda. Tiga kandang ayam milik warga juga roboh dalam kejadian tersebut.
Warga secara bergotong-royong langsung memperbaiki atap rumah yang rusak. Kerugian warga ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (WD)










