Pemalang, Wartadesa. – Ancaman ratusan awak bus jurusan Pemalang-Randudongkal untuk melanjutkan aksi mogok, bila tuntutan mereka tidak dipenuhi. Selasa (18/7), aksi mogok bus jurusan Pemalang – Randudongkal berlanjut sampai hari ke -2 terlihat sejak pagi.
Terkait: Sopir bus Pemalang-Randudongkal lakukan aksi mogok
Sopir bus Pemalang-Randudongkal ancam perpanjang mogok
Akibatnya ratusan pelajar dan pengguna moda transportasi ini harus diangkut oleh mobil kepolisian setempat.
Anggota Sat Lantas Polres Pemalang dan Unit lantas Polsek Randudongkal berjaga di pertigaan Pasar Randudongkal.
Kasat lantas Polres Pemalang AKP Rismanto, menjelaskan bahwa pihaknya bersama Dinas Perhubungan Kab Pemalang serta Satpol PP secara bersama-sama mulai hari ini Senin kemarin menyiagakan personil di terminal Randudongkal setiap hari untuk melarang bus AKAP mangkal di terminal Randudongkal.
“Sampai ada kesepakatan antara bus 3/4 dan bus AKAP yang akan difasilitasi Dinas Perhubungan dalam mencari kesepakatan bersama ” jelas Kasat lantas.
Untuk mengantisipasi terlantarnya penumpang atau masyarakat, anak anak sekolah, yang beraktifitas menggunakan bus, menurut AKP Riswanto, Polres Pemalang menyiagakan mobil dinas baik truk dalmas bus dinas maupun kendaran dinas lainya serta dibantu mobil dinas milik jajaran pemda kab Pemalang.
Kanit Lantas Polsek Randudongkal Pemalang, Ipda Haru Ratnoto, menghimbau kepada masyarakat yang akan berangkat kerja dan anak anak sekolah untuk menunggu bus, truk maupun mobil dinas milik Polri, Pemda yang disediakan gratis.
“Selain itu ada pula mobil pribadi masyarakat yang juga sudah kami himbau untuk membantu utamanya anak-anak sekolah agar mau memberikan tumpangan kepada mereka,” jelas Haru Ratnoto. (WD, Humas Polres Pemalang)










