close
EkonomiLayanan Publik

Bantuan Pangan Pemkab Pekalongan menyasar pelaku UMKM

bantuan pangan
Dokumentasi penyerahan bantuan pangan ABPD Kabupaten Pekalongan di Paninggaran, April 2020 lalu

Kajen, Wartadesa. –  Setelah tahap pertama sebanyak 75.034 Paket Sembako Bansos Penanganan virus Korona disalurkan pada April 2020 lalu. Pemkab Pekalongan akan menyasar  43 ribu pelaku UMKM di Kabupaten Pekalongan yang terpukul akibat adanya pendemi covid-19.

Baca: Pemdes Luragung Tolak Bantuan Pangan Sembako

Asip Kholbihi, Bupati Pekalongan, Senin (11/05) mengatakan, dampak ekonomi akibat covid 19 juga dirasakan oleh sektor UMKM di Kabupaten Pekalongan. “Dari 43 ribu UMKM yang ada sebagian besar terdampak, salah satunya sektor industri dan konveksi yang sudah banyak merumahkan pekerjanya.” ujarnya.

Menurut Asip, bos konveksi ini terdampak lantaran produk yang dihasilkan tidak bisa dijual dikarenakan pasar-pasar besar seperti Pasar Tanah Abang Jakarta  tutup. “Untuk itu, bantuan sembako dari Kabupaten Pekalongan salah satunya menyasar kepada para pelaku UMKM.” Lanjutnya.

Baca: Asip: Kepala Desa Wajib Antar Bantuan Langsung ke Warganya

Sebelumnya, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, menyerahkan bantuan bahan pangan bagi masyarakat terdampak covid-19 se-Kabupaten Pekalongan yang bersumber dari Dana APBD kab Pekalongan tahun 2020 di Kecamatan Paninggaran. Sebanyak 2.502 paket sembako untuk wilayah kecamatan Paninggaran diserahkan oleh Bupati Asip Kholbihi.

Bantuan paket sembako ini disalurkan sebagai wujud pelaksanakan program jaring pengaman sosial untuk membantu warga masyarakat Kabupaten Pekalongan yang terdampak pandemi Covid-19. ‘’ Kita bagi kali ini di Kecamatan Paninggaran, sebanyak 2.502 paket sembako yang berisi beras,kacang hijau,kemudian gula dan sarden untuk membantu warga yang terdampak pandemi Covid-19.’’ Kata Bupati Asip.

Dalam kesempatanya kali ini bupati menegaskan bahwa bantuan sembako dari Pemkab Pekalongan ini wajib dibagikan secara langsung oleh para kepala desa ,supaya kepala desa bisa mengetahui secara langsung kondisi warganya. ‘’Tadi saya memerintahkan kepala desa untuk antar sendiri ke warga sekaligus untuk mengetahui secara pasti apa yang terjadi di rumah warganya,barangkali ada yang sakit,ada sesuatu yang perlu dibantu lebih.’’ Kata  Asip. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Gunakan gas bersubsidi, Hotel ini kena sidak

Pemalang, Wartadesa. - Hotel Panorama Randudongkal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah kedapatan menggunakan tabung gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram, alias Read more

Harga lombok di pasar tradisional Pekalongan tembus 40 ribu

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Harga lombok atau cabai di Kota Pekalongan dan sekitarnya tembus higga Rp. 32 ribu perkilogram, bahkan Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : bantuan panganbos konveksiumkm