close
Sosial Budaya

Banyak warga Wonopringgo mundur dari DTKS

labelisasi

Wonopringgo, Wartadesa. – Banyak warga Desa Wonopringgo, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan yang mengundurkan diri dari DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) saat pelaksanaan labelisasi “Keluarga Miskin” Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial (bansos) saat labelisasi yang dihelat Senin (30/08) kemarin. Mereka yang mundur dari dtks diharuskan menandatangani surat pernyataan mundur  yang ditandatangani diatas materai.

Warga yang mengundurkan diri dari dtks mengaku siap dan rela bantuan yang diterimanya dihentikan. Mengutip laman resmi website desa setempat, mereka mundur dari dtks lantaran mengaku sudah lebih mampu, mendapatkan bantuan anaknya dan usahanya sudah lebih maju dari sebelumnya.

“Karena warga yang sudah lepas dari kategori pra sejahtera memiliki kebesaran hati yang begitu tinggi dan masih peduli kepada warga desa lain yang secara ekonomi masih dibawahnya, sehingga memutuskan untuk mengundurkan diri dari segala bentuk bantuan sosial yang berasal dari pemerintah.” Tulis admin web Desa Wonopringgo.

Labelisasi Keluarga Miskin bagi KPM di Desa Wonopringgo digelar pada Senin, Agustus pekan silam, dengan dihadiri oleh Perangkat Desa, Camat Wonopringgo, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas desa setempat.

Sebelumnya, pemerintah desa menggelar musyawarah desa (musdes) labelisasi penerima bansos yang masuk dalam dtks.

Menurut Camat Wonopringgo, Tuti Haryati, peran aktif masyarakat dalam mendukung program pemerintah yang sedang berjalan,   menjadi faktor penting. Sehingga, proses labelisasi rumah penerima bantuan di Desa Wonopringgo dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya keributan ataupun kericuhan. Proses labelisasi di rumah warga penerima bantuan ini dilakukan sebagai bentuk transparasi.  “Kami berharap kegiatan ini mendapat dukungan penuh khususnya dari seluruh masyarakat yang menerima bantuan yang bersumber dari pemerintah.” Pungkas camat. (Bono)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : bansosdtkslabelisasi miskinPekalonganWonopringgo