Batang, Wartadesa. – Sosok pria dengan ciri-ciri berusia 50 tahun, kulit sawo matang, postur tubuh pendek, rambut sudah memutih, memakai celana pendek dan kaos putih serta sepeda mini, yang menjadi korban tertabrak kereta api di KM.48+2 jalur hulu (jalur Selatan) Dukuh Buntu, Desa Sidorejo, Gringsing, Batang pada Kamis (09/09) pagi kemarin hingga saat ini belum diketahui identitasnya.
Pria tak dikenal ditemukan oleh Kholid, petugas pemeriksa jalan dalam kondisi meninggal. Usai tertabrak kereta sekitar pukul 05.00 WIB. Di dekat jenazah ditemukan sepeda BMX warna putih yang tersandar di patok.
Kapolsek Gringsing, Iptu Andi Fajar K mengungkapkan bahwa saat ditemukan oleh petugas jalan, korban sudah meninggal. Kholid kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polsek setempat.
Mendengar adanya laporan tersebut, anggota Polsek segera mendatangi TKP untuk evakuasi dibantu petugas KAI.
Hingga saat ini, petugas masih melacak identitas korban dengan menyebar foto. “Foto jasad korban dan sepeda kami sebar kepada para Kepala Desa dengan harapan ada yang mengenali,” jelas Kapolsek. Untuk sementara jasad korban dibawa ke RSI Weleri sambil menunggu identifikasi. (Bono)










