close
sembako

Pekalongan Kota, Wartadesa. – Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kini berubah menjadi Sembako. Pergantian tersebut menurut Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial pada Dinsos-P2KB Kota Pekalongan, Darsilah,  dalam rangka mewujudkan penguatan perlindungan sosial dan meningkatkan efektivitas program bantuan sosial pangan kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

Darsilah mengatakan bahwa total penerima program Sembako di Kota Batik sejumlah 9.010 keluarga yang tersebar di seluruh kecamatan. “Untuk jumlah KPM Penerima Program Sembako Tahun 2020 Kota Pekalongan sebanyak 9.010 KPM. Dari 9.010 KPM tersebut tersebar di Kecamatan Utara sebanyak 2.618 KPM, Kecamatan Selatan 1.868 KPM, 2.478 KPM di Kecamatan Barat dan Kecamatan Timur sebanyak 2046 KPM,” terang Darsilah, Kamis (13/02).

Jika sebelumnya nominal BPNT sebesar Rp 110 ribu kini program Sembako sebesar Rp 150 ribu,  “jumlah bantuan tersebut dialokasikan untuk membeli beberapa bahan makanan seperti daging, ayam, ikan dan sayur-sayuran. Bantuan tersebut digunakan untuk membantu peningkatan gizi keluarga miskin.

Menurut Darsilah yang membedakan dengan program sebelumnya adalah peningkatan gizi penerima manfaat. “Dari segi komoditi yang diterimakan nanti juga ada perubahan dari hanya mendapatkan beras, minyak dan telor yang berbentuk paket, untuk program yang tahun ini bermacam-macam untuk membantu peningkatan gizi keluarga miskin. Perluasan komoditi mencakup kebutuhan karbohidrat, protein hewani dan nabati, mineral serta vitamin per KPM,” jelas Darsilah.

Penerima program, lanjut Darsilah, dapat menukarkan sembako hanya kepada E_Warung yang bekerjasama dengan Dinsos-P2KB Kota Pekalongan.  Sementara database (basis data) diambil dari SP2D (surat perintah pencairan dana) dari Kementrian Sosial Pusat, kemudian ditransfer ke bank yang bekerjasama.

“Untuk penyaluran Bulan Januari kemarin, kami akan salurkan di bulan Februari ini dengan cara merapel, untuk Bulan Januari akan disalurkan pada pertengahan Februari 2020 dan di akhir bulan ini untuk pencairan Bulan Februari,” pungkas Darsilah. (Eva Abdullah)

Tags : bpntPekalongansembako