Siwalan, Wartadesa. – Keberadaan banyak rumah tidak layak huni, kata dia, cukup berimbas pada budaya hidup masyarakat yang cenderung tidak sehat. Demikian disampaikan oleh Siswoyo, Camat Siwalan Kabupaten Pekalongan, Sabtu (11/3).
Siswoyo menambahkan, saat ini pihaknya telah mengusulkan 600 rumah warga miskin untuk dilakukan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) yang tersebar di Desa Tengeng Wetan, Tengeng Kulon, Blacanan, Rembun, Yosorejo, Mejasem, dan Siwalan.
Kondisi rumah sudah makin memprihatinkan, lanjut Siswoyo, apalagi akhir-akhir ini sering terkena banjir. “Sebenarnya, penanganan rumah tidak layak huni sudah dilakukan oleh pemkab. Akan tetapi, karena terbentur anggaran, masih ada rumah yang belum tersentuh untuk direhab,” ujarnya.
PenangananRTLH diwilayahnya sudah ditangani pemkab baik itu menggunakan dana desa, bantuan dinas sosial, dan dinas pekerjaan umum (DPU). “Kami sudah mengusulkan rehab RTLH milik warga miskin ini. Akan tetapi, belum semua RTLH itu dapat ditangani sepenuhnya,” katanya. (Antara)










