close
Layanan PublikSosial Budaya

Supiyah tak dapat akses RTLH meski kondisi rumahnya memprihatinkan

rumah reot pemalang peduli
Kondisi rumah Supiyah, warga Desa Tasikrejo ini memprihatinkan

Pemalang, Wartadesa. – Meski kondisi rumah Supiyah (33), warga Desa Tasikrejo Rt 06/06, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang sangat memprihatinkan, bahkat jauh dari kesan layak huni. Namun perempuan yang ditinggal suaminya kawin lagi sejak dua tahun lalu ini tidak bisa mengakses bantuan rehab rumah tidak layak huni (RTLH).

Supiyah, saat ditemui kontributor Warta Desa mengungkapkan bahwa dirinya sangat membutuhkan bantuan dari dermawan lantaran kondisi rumahnya sudah tidak layak untuk ditempati. Senin (17/12).

Perempuan yang tinggal bersama anaknya tersebut, saat ini dirinya  hanya sebagai buruh serabutan, penghasilannya tidak menentu. Bahkan untuk kehidupan sehari-hari saja susah, mengaku hingga saat ini belum pernah mendapatkan bantuan dari pihak manapun.

“kulo mboten nate angsal bantuan pak, boro-boro bedah rumah, bantuan raskin, nopo liyanipun, dereng nate babar blas (saya belum pernah dapat bantuan pak, boro-boro bedah rumah, bantuan raskin –sekarang rastra/bantuan pangan non tunai, maupun lainnya, tidak pernah dapat bantuan sama sekali)” Ujar Supiyah.

Tokoh pemuda setempat, Sopiyudin, pernah mengajukan bantuan untuk Supiyah ke lembaga Baznas (Badan Amil Zakat Nasional). Pihak Baznas telah melakukan survey dan siap memberikan dana bantuan dengan catatan ada rekomendasi dari pihak desa (Kepala Desa Tasikrejo).

Namun hingga berita ini ditulis, proposal dan rekomendasi dari pihak desa yang disyaratkan oleh Baznas belum juga ditandatangani kepala desa setempat. “Padahal kami telah mengajukan proposal tersebut sudah dua hari lamanya.” Tutur Sopiyudin.

Saat kontributor Warta Desa mencoba meminta keterangan pihak pemerintah desa, hal tersebut dibenarkan oleh Sidik, Kadus di Tasikrejo. “Memang betul, kemarin ada masuk proposal untuk yang ke dua (tahap dua) dalam pengajuan bantuan ke Baznas, yang pertama sudah ditandatangani sama pak kades, lah yang kedua ini, saya juga nda tau kenapa kok belum ditanda tangani. Malah disuruh kembalikan. Nanti lebih jelasnya tanya pak kades saja mas,” ujar Sidik

Dari keterangan pihak Pemerintah Desa Tasikrejo dan warga sekitar, rumah Supiyah berada di atas tanah irigasi jadi tidak bisa di ajukan bantuan bedah rumah atau RTLH.

Sampai diturunkannya informasi ini pihak Nurcoyo selaku Kepala Desa Tasikrejo belum mau dimintai keterangan. (Eky Diantara)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : baznasrlth