close

Jalan-jalan

Jalan-jalan

Pacuan kuda Pulosari Pemalang baru 70 persen

pacual pulosari
  • Akan segera disempurnakan

Pemalang, Wartadesa. – Pembangunan infrastruktur pacuan kuda di Desa Pulosari, Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang baru 70%. Hal itu karena baru proses pengenalan kepada beberapa orang untuk mencoba kelayakanya sebelum diperkenalkan secara umum (soft opening) yaitu pada saat peresmian. Sedangkan pengenalan secara umum kepada masyarakat (grand opening) belum dilakukan.

Semua itu dilakukan hanya untuk mengenalkan kepada masyarakat bahwa di pemalang ada tempat belajar berkuda dan memanah. “Pembangunan infranstruktur ini baru selesai 70% sehingga kami belum menggadakan grand opening tetapi baru soft opening, supaya masyarakat pemalang dan sekitarnya tahu dulu bahwa di sini ada tempat belajar berkuda dan memanah untuk pacuan kuda akan dilaksanakan setahun sekali,” kata Teguh Setyo Widodo Kepala Desa Pulosari saat ditemui Radar di rumahnya, Ahad (23/7).

Sedangkan dana yang digunakan untuk pembangunan pacuan kuda dan memanah adalah murni dari investor yaitu melon group 99 yang sudah kerjasasama dengan Desa Pulosari, tidak ada dana dari Pemerintah Daerah (PEMDA).

Disamping hal itu untuk fasilitas yang sudah dibangun diantaranya kadang kuda, toilet, pujasera, mushola dan tempat memanah. Sedangkan untuk tempat parkir ada dua yaitu parkir sementara belum selesai tetapi dikasih tali tambang supaya tidak ada yang masuk ke arena pacuan kuda dan ada yang sudah jadi bagian selatan arena pacuan kuda yang bisa digunakan.

“Semua dana yang digunakan dari investor, tidak ada dana dari Pemda karena kami tidak mengajukan, untuk fasilitas sendiri beberapa sudah jadi hanya tempat parkir sementara yang belum, tetapi kami kasih tambang supaya tidak ada yang masuk ke arena pacuan,” tandas Teguh.

Teguh Setyo Widodo juga mengungkapkan, bahwa Melon Group 99 selaku investor yang mengerjakan semuanya.

Supaya masyarakat pulosari dan sekitarnya bisa belajar berkuda dan untuk kuda yang disediakan dari investor saat ini baru tiga ekor.

Semua ini merupakan inovasi untuk menjadikan yang tidak ada menjadi ada. Sedangkan untuk Luas area yang digunakan tiga hektar yang nanti juga akan dibangun sport center, untuk target pembangunan sampai sempurna pada September 2017.

Tujuan adanya pacuan kuda sebagai destinasi obyek wisata berkuda untuk masyarakat. Karena di pemalang belum ada pacuan untuk belajar berkuda. Sedangkan standar keamanan yang digunakan sudah sesuai dengan keadaan di lapangan dengan berusaha meyiapkan helm dan peralatan lainnya.

“Dukungan dari masyarakat sangat luar biasa sedangkan lahan yang digunakan adalah dari khas desa ,”.tambah Teguh. (Eva Abdullah)

Terkait
Bocah Karateka Asal Pekalongan, Sumbang Medali Untuk Pemalang

Unggul Seno menerima pengalungan medali perak dalam lomba Karate Open Jateng & DIY FORKI, (22/10) di Read more

Menikmati golden sunrise di bukit Pawuluhan Kandangserang

Wartadesa. - Satu lagi tempat wisata di Kabupaten Pekalongan yang menarik untuk dikunjungi yaitu bukit Pawuluhan Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan Read more

Rame di media sosial, obyek wisata Kembanglangit jadi rujukan liburan

Blado, Wartadesa. - Banyaknya pengguna media sosial yang mem-posting keindahan alam Kembanglangit-park menjadikan tempat wisata ini ramai dikunjungi pelancong. Utamanya Read more

Warga Pemalang jadi korban pembunuhan sadis di Pulomas

Bantarbolang, Wartadesa. - Sugianto (48), warga Desa Pegiringan Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang turut menjadi korban pembunuhan sadis di Jl Pulomas Utara Read more

selengkapnya
Jalan-jalan

Sambut HUT RI-72, Moga Rafting River Park tawarkan even spesial

moga river park

Pemalang, Wartadesa. Manajemen Moga Rafting River Parkc (MRRP) Familly Beauty Outbond yang terletak di segitiga  Jalan Moga-Randungdongkal KM 02 Kebanggan, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI-72. menawarkan program spesial Event dan Promo diberikan kepada masyarakat yang ingin menikmati serunya berarum jeram.

Dijumpai di kantor MRRP, Kamis(20/7), Ikmaludin Aziz, manager operasional lapangan mengatakan, “untuk menyambut hari Kemerdekaan RI-ke: 72 kami memberikan harga yang lebih murah dibandingkan dengan hari biasanya yaitu 72 ribu per orang, sedangkan pada hari biasanya 130 ribu per orang, harga tersebut juga sudah termasuk asuransi bagi peserta,”,jelas Ikmal.

Dikatakan olehnya, pembukaan pendaftaran untuk pelaksanaan program tersebut dimulai 20 Juli-14 Agustus 2017, “sekali lagi kami sampaikan program ini diadakan dalam menyambut kemerdekaan HUT RI supaya masyarakat bisa menikmati serunya berarum jeram, bagi peserta yang sudah mendaftar, pelaksanaan program akan dilaksanakan 15-31 Agustus 201.” ujar Ikmal.

Ikmal menambahkan, setiap perahu akan diisi oleh enam orang, yaitu satu instruktur dan satu petugas medis serta empat orang peserta untuk menjamin keselamatan penumpang. Jarak yang ditempuh ada dua etape untuk etape I berjarak 7,5 km dan ke-II 9,5km perjalanan sekitar satu sampai dua jam dan standar yang dipakai sudah menggunakan sistem internasional.

Untuk menambah kemeriahan, pada tanggal 17 Agustus, akan dilaksanakn upacara bendera di tengah sungai. Bagi peserta arum jeram bisa berkelompok, mereka juga bisa membawa seluruh keluarga dan teman, dan bisa menikmati keindahan alam yang ada di sekitarnya.

Pengunjung juga bisa melihat peserta yang sedang melakukan arum jeram di sungai Comal tersebut dari beberapa tempat yang bisa dijadikan tempat istirahat seperti gasebo dan kafe sambil menikmati suguhan menu tradisional, seperti wedang jahe, teh sosong, ketan pincuk, serabi, carabikang, mendoan, sego jagung, sego adep-adep.

“Secara bertahap kedepan kami akan membangun juga area outbon, flying fox serta hotel bintang tiga, dengan tujuan untuk menambah semakin meriahnya area Moga Rafting River Park ini”,pungkas Aziz, pemilik MRRP. (Eva Abdullah)

Terkait
Menikmati golden sunrise di bukit Pawuluhan Kandangserang

Wartadesa. - Satu lagi tempat wisata di Kabupaten Pekalongan yang menarik untuk dikunjungi yaitu bukit Pawuluhan Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan Read more

Rame di media sosial, obyek wisata Kembanglangit jadi rujukan liburan

Blado, Wartadesa. - Banyaknya pengguna media sosial yang mem-posting keindahan alam Kembanglangit-park menjadikan tempat wisata ini ramai dikunjungi pelancong. Utamanya Read more

Tak Kalah Kekinian, Muda-mudi Gelar Tahun Barunan di Desa

Wartadesa - Semarak menyambut datangnya pergantian baru bukan acap kali membuat kaum muda memutar otak untuk meramaikanya, berbagai pandangan rencana Read more

Libur tahun baru, Karanganyar macet parah

Karanganyar, Wartadesa. Awal tahun baru 2017 yang juga merupakan hari libur, dimanfaatkan warga Pekalongan dan sekitarnya untuk berlibur. Akibatnya jalan Read more

selengkapnya
Jalan-jalan

Obyek wisata Lolong Pekalongan kini makin cantik

lolong

Karanganyar, Wartadesa. – Obyek Wisata Lolong di Desa Lolong Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah kini lebih nyaman dinikmati. Setelah sebelumnya lokasi wisata ungulan di Pekalongan tersebut kotor, dipenuhi dengan sampah kini terlihat cantik dan bersih.

“Dulu saat kami sekeluarga datang ke Lolong pada tahun baru 2017 lalu, tempat ini kotor dan penuh sampah. Seluruh Area dipenuhi dengan sampah dari pengunjung dan terkesan dibiarkan oleh pengelola. Sekarang saat kami datang kembali, wajahnya sudah berubah 180 derajat. Kini bersih, rapi dan indah,” Ujar Rima, warga Desa Tangkilkulon Kecamatan Kedungwuni, Ahad (10/7).

Aula di Lolong bisa dinikmati untuk pertemuan.

Saat ini sudah ada penambahan aula yang nyaman dan cafe diatas aula yang membuat Lolong bisa dinikmati dari atas, Rima melanjutkan.

Hal senada diungkapkan oleh Andra (25) pemuda asal Cirebon. “Saya dari Cirebon mas, datang bersama rekan-rekan rescue Cirebon untuk diksar rescue. Tempatnya sangat bersih dan nyaman, membuat betah,” tuturnya.

Andra mengaku baru kali pertama datang ke Lolong dan merasa terkesan dengan pengelolaan tempat tersebut. “Cukup murah sih untuk bisa menikmati dinginnya air Sungai Sengkarang (Lolong), hanya dengan  dua ribu rupiah kita bisa menikmati sejuknya air sungai Lolong yang menyegarkan. Itupun panitia memasang tulisan untuk biaya kebersihan,” lanjutnya.

Mustajab, Koordinator BKM Tunas Karya Mandiri, Desa Tangkil Kulon mengungkapkan bahwa aula yang ada di Lolong cukup nyaman untuk digunakan pertemuan. “Tempatnya nyaman untuk kegiatan pertemuan, bahkan pendamping kami berencana akan menggunakan lagi aula tersebut saat pelatihan nanti,” ujarnya.

csr dari BUMN untuk obyek wisata Lolong

Terpisah, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata (Dindikporapar) Kabupaten Pekalongan, Bambang Irianto, saat dihubungi Wartadesa, Selasa (11/7) mengungkapkan bahwa pihaknya senang dan bangga dengan keberadaan obyek wisata Lolong yang saat ini dikelola oleh Pokdarwis.

“Secara pribadi saya sangat senang dan bangga dengan keberadaan obyek wisata di Lolong saat ini yang dikelola oleh Pokdarwis. Hal ini tidak lepas dari kerja keras Pokdarwisnya,” ujar pria yang akrab dipanggil Bangir ini.

Bambang Irianto menambahkan bahwa pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pekaongan memberikan dukungan penuh, “Pemda memberikan dukungan penuh dengan memberikan bantuan perahu karet, pelatihan pengelolaan wisata bagi Pokdarwis dan lain-lain,” tambahnya.

Corporate Social Responsibility (CSR) dari salah satu BUMN pun turut memperintah wajah obyek wisata Lolong dengan dibangunnya Aula dan cafe serta beberapa fasilitas lainnya. Lanjut Bambang Irianto.

Salah seorang pedagang es cendol Bandung yang mangkal di area obyek wisata Lolong mengaku pengunjung Lolong saat ini lebih rame ketimbang waktu-waktu sebelumnya, “Alhamdulillah mas, saat ini pengunjungnya rame, dagangan saya juga ikut rame. Pembangunan fasilitas disini terus berjalan. Itu pembangunan lagi berjalan,” tuturnya sambil menunjuk pembangunan sarana-prasarana di samping sekretariat Lolong Adventure. (Bono)

 

Terkait
Menikmati golden sunrise di bukit Pawuluhan Kandangserang

Wartadesa. - Satu lagi tempat wisata di Kabupaten Pekalongan yang menarik untuk dikunjungi yaitu bukit Pawuluhan Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan Read more

Rame di media sosial, obyek wisata Kembanglangit jadi rujukan liburan

Blado, Wartadesa. - Banyaknya pengguna media sosial yang mem-posting keindahan alam Kembanglangit-park menjadikan tempat wisata ini ramai dikunjungi pelancong. Utamanya Read more

Tak Kalah Kekinian, Muda-mudi Gelar Tahun Barunan di Desa

Wartadesa - Semarak menyambut datangnya pergantian baru bukan acap kali membuat kaum muda memutar otak untuk meramaikanya, berbagai pandangan rencana Read more

Libur tahun baru, Karanganyar macet parah

Karanganyar, Wartadesa. Awal tahun baru 2017 yang juga merupakan hari libur, dimanfaatkan warga Pekalongan dan sekitarnya untuk berlibur. Akibatnya jalan Read more

selengkapnya
Jalan-jalan

Petungkriyono berbenah, raih hati pemudik lebaran

petungkriyono

Petungkriyono, Wartadesa. – Destinasi wisata Negeri di Awan, Petungkriyono Kabupaten Pekalongan sejak sebelum lebaran 2017 berbenah. Beberapa fasilitas dan sarana-prasarana obyek wisata unggulan Kota Santri ditambah dan diperbaiki.

Mulai dari jalan setapak menuju ke Curug Lawe, Curug Bajing, dan banyak tempat swafoto yang menarik. Bahkan, telah melatih para pemandu wisata, untuk menyambut para tamu atau pengunjung yang diperkirakan sebagian besar adalah para pemudik.

“Objek wisata alam seperti Curug Bajing dan Curug Lawe kini juga berbenah lebih baik, seperti memperbanyak fasilitas umum hingga dibangunnya jalan setapak dan tempat peristirahatan. Hal itu untuk memberikan kenyamanan para pengunjung,” jelas Bambang Iryanto, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Pekalongan.

Camat Petungkriyono, Agus Purwanto, mengungkapkan bahwa untuk menyambut wisatawan di Petungkriyono selama libur Lebaran, pihaknya sudah menyiapkan dan memperbaiki infrastruktur yang rusak, khususnya jalan menuju Petungkriyono.

Menurutnya, dari 30 kilometer Jalan Petungkriyono, hanya 7 kilometer saja yang mengalami kerusakan. Hanya pada beberapa titik jalan yang masih bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan empat. “Jalan rusak hanya beberapa titik, seperti jalan rusak di Curug Sibeduk, sekarang sudah diperbaiki dan kondisinya mulus,” ungkap Purwanto.

Camat Petungkriyono juga mengatakan bahwa untuk menambah daya tarik pengunjung, pihaknya membangun ikon Petungkriyono dengan ukuran raksasa, pintu gerbang sudah diganti dengan bentuk bambu raksasa. Pihaknya meyakini, hal itu akan menarik perhatian para wisatawan. Bahkan, sangat cocok untuk selfi.

Purwanto menargetkan kunjungan wisatawan ke Petungkriyono sebanyak 200 ribu orang, tahun sebelumnya kunjungan wisatawan ke Petungkriyon sebanyak 100 ribu orang. (WD)

Terkait
Menikmati golden sunrise di bukit Pawuluhan Kandangserang

Wartadesa. - Satu lagi tempat wisata di Kabupaten Pekalongan yang menarik untuk dikunjungi yaitu bukit Pawuluhan Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan Read more

Rame di media sosial, obyek wisata Kembanglangit jadi rujukan liburan

Blado, Wartadesa. - Banyaknya pengguna media sosial yang mem-posting keindahan alam Kembanglangit-park menjadikan tempat wisata ini ramai dikunjungi pelancong. Utamanya Read more

Tak Kalah Kekinian, Muda-mudi Gelar Tahun Barunan di Desa

Wartadesa - Semarak menyambut datangnya pergantian baru bukan acap kali membuat kaum muda memutar otak untuk meramaikanya, berbagai pandangan rencana Read more

Libur tahun baru, Karanganyar macet parah

Karanganyar, Wartadesa. Awal tahun baru 2017 yang juga merupakan hari libur, dimanfaatkan warga Pekalongan dan sekitarnya untuk berlibur. Akibatnya jalan Read more

selengkapnya
Jalan-jalan

Lebaran, tiket masuk Slamaran dan Pantai Boom naik jadi Sepuluhribu

ngebum

Pekalongan, Wartadesa. – Tiket masuk ke arena rekreasi warga Pekalongan, lebaran 2017 ini akan naik menjadi 10 ribu, sebelumnya tujuhribu. Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Olahraga Kota Pekalongan Tjuk Kushendarto mengungkapkan kenaikan tersebut khusus hari raya Idul Fitri. Sabtu (24/6).

“Khusus pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah, Pemkot akan menaikan beaya tiket masuk ke obyek wisata Pantai Pasir Kencana dan Slamaran yang semula Rp tujuh ribu per orang menjadi Rp 10 ribu per orang.” Ujar Kushendarto.

Kushendarto menambakan bahwa kenaikan tersebut mengacu pada Perda, “Kenaikan beaya tiket masuk ke objek wisata Pasir Kencana dan Slamaran ini mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2016. Memang ada pembedaan pemberlakuan tiket masuk berdasar kondisi kegiatan yang ada,” katanya.

Perayaan Idul Fitri di Pekalongan, Pihaknya telah menyiapkan serangkaian paket hiburan pada Lebaran 2017 yang dipusatkan di Pantai Slamaran dan Pantai Pasir Kencana mulai 28 Juni-2 Juli 2017. “Pada 28 Juni hingga 1 Juli 2017, kami akan menggelar pertunjukan organ tarling di objek wisata Pantai Pasir Kencana dan Slamaran kemudian dilanjutkan pawai ‘Kirab Jlamprang Culture”,” katanya.

Rangkaian paket hiburan ini, kata dia, selanjutnya akan digelar kegiatan pemotongan lopis raksasa yang akan dilaksanakan pada 2 Juli 2017 di Kelurahan Krapyak. “Pemotongan lopis raksasa ini memang sudah menjadi agenda tahunan. Oleh karena, pemotongan lopis raksasa ini akan digelar setelah sepekan perayaan Hari Raya Idul Fitri karena hal itu sudah menjadi tradisi warga setempat,” kata Kushendarto. (Eva Abdulla)

Terkait
Menikmati golden sunrise di bukit Pawuluhan Kandangserang

Wartadesa. - Satu lagi tempat wisata di Kabupaten Pekalongan yang menarik untuk dikunjungi yaitu bukit Pawuluhan Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan Read more

Rame di media sosial, obyek wisata Kembanglangit jadi rujukan liburan

Blado, Wartadesa. - Banyaknya pengguna media sosial yang mem-posting keindahan alam Kembanglangit-park menjadikan tempat wisata ini ramai dikunjungi pelancong. Utamanya Read more

Tak Kalah Kekinian, Muda-mudi Gelar Tahun Barunan di Desa

Wartadesa - Semarak menyambut datangnya pergantian baru bukan acap kali membuat kaum muda memutar otak untuk meramaikanya, berbagai pandangan rencana Read more

Libur tahun baru, Karanganyar macet parah

Karanganyar, Wartadesa. Awal tahun baru 2017 yang juga merupakan hari libur, dimanfaatkan warga Pekalongan dan sekitarnya untuk berlibur. Akibatnya jalan Read more

selengkapnya
Jalan-jalanSosial Budaya

Exit tol Bojong Pekalongan masih lenggang, Pantura mulai padat

mudik pantura

Bojong, Wartadesa. – H-8 Mudik 2017 di exit tol Bojong Kabupaten Pekalongan terlihat masih lenggang. Pantauan Wartadesa Sabtu (17/5) siang di exit tol yang diperuntukkan bagi pemudik yang akan melintas Pekalongan, Banjarnegara dan Wonosobo ini hanya dilewati oleh beberapa mobil berplat B (Jakarta).

Beberapa mobil melintas di ruas tol fungsional Pemalang-Batang, belum ada kepadatan mudik kali ini. Beberapa motor masih saja melintas jalur tersebut. Meski pihak Polres Pekalongan sudah mengingatkan bahwa jalur tol tidak boleh digunakan untuk pengendara motor.

“Sering ada patroli, tiap jam ada mobil patroli dari Polres Pekalongan yang melintas, namun kendaraan masih ada yang nekat lewat tol,” Tutur Slamet, salah seorang warga Tangkilkulon Kecamatan Kedungwuni, yang rumahnya berada di sisi jalan tol.

Sementara itu, di jalur Pantura Pekalongan, kepadatan kendaraan mulai dirasakan. Volume kendaraan mulai tampak meningkat sehingga menimbulkan kepadatan di sejumlah titik jalur pantura, seperti perempatan Pasar Wiradesa, lampu merah Tirto, Jalan THR, perlintasan KA Bendan, dan Jalan Sudirman Kabupaten Batang.

Kendati mulai dipadati oleh kendaraan pemudik dan angkutan berat namun arus lalu lintas di pantura masih terpantau lancar. Iring-iringan mobil pribadi dengan membawa tumpukan barang di atas mobil dan sepeda motor pemudik berpelat nomor polisi seperti BG, A, B, dan D juga mulai meningkat. (Eva Abdullah)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya
Jalan-jalanSosial Budaya

Polres Batang siapkan sniper, amankan titik rawan mudik 2017

tol batang1

Batang, Wartadesa. – Sebelas titik rawan di persimpangan jalur tol dengan jalan desa di Batang mendapat pengawalan ‘sniper’ atau penembak jitu. Titik-titik tersebut merupakan titik rawan kejahatan sepanjang jalur fungsional tol Batang-Semarang.

Wakil Kepala Polres Batang Kompol Widodo Ponco Susanto mengatakan langkah ini diambil untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pemudik berkendaraan yang melintasi di jalur ini.

“Bagi pemudik melintasi di jalur tol ini, harus tetap waspada dan hati-hati karena kondisi jalannya belum bagus,” kata Widodo.

Polres Batang akan menerjunkan seluruh kekuatannya dan dibantu siswa Secapa, Polda Jateng, Kodim 0736, Pemkab, serta organisasi kemasyarakatan, lanjut Widodo.

Widodo memastikan, pihak Polres Batang akan memberikan perhatian, keselamatan dan kenyamanan para pemudik yang melintasi jalur tol fungsional Batang-Semarang. (Eva Abdullah)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya
Jalan-jalanSosial Budaya

Menikmati pagi di ruas tol Pemalang-Batang sebelum ditutup

ngabuburit tol1

Kedungwuni, Wartadesa. – Polres Pekalongan beberapa waktu lalu telah memberikan himbauan kepada masyarakat di wilayah Pemalang-Batang untuk tidak masuk ruas tol mulai tanggal 15 Juni 2017 ini.

Satbinmas Polres Pekalongan memberikan himbauan kepada masyarakat Kab. Pekalongan melalui selebaran pamflet dan himbauan secara langsung kepada pengendara sepeda motor dan pejalan kaki agar tidak masuk area jalan tol Pemalang – Batang, karena mulai tanggal 15 Juni 2017 jalan tol akan digunakan untuk jalur arus mudik. Jalan tol hanya digunakan untuk kendaraan Roda empat atau lebih.

Baca:Polres Pekalongan bagikan selebaran larangan masuk area tol

Kesempatan untuk menikmati ruas tol Pemalang-Batang bagi moda transportasi roda dua sebelum tanggal 15 Juni 2017 tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat Pekalongan untuk sekedar jalan-jalan pagi maupun ngabuburit dengan menjajal ruas jalan tol Pemalang-Batang.

Ruas tol Pekalongan-Pemalang sudah dipasang rambu-rambu darurat. Pengecoran jalan sudah penuh. Siap digunakan mudik 2017. Foto: Marlinah Masrur

Seperti yang dilakukan oleh Marlinah Masrur, warga Desa Tangkil Tengah Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan bersama rekan-rekannya. Pagi ini, Ahad (11/6) kru-nya menjajal track Pekalongan-Pemalang dengan sepeda motor.

“Hari ini rame banget mas… Dari pekajangan mpe pemalang, jalannya berdebu banget, mungkin karena banyak orang (pengunjung) yang pengen nyobain jalan tol sebelum di tutup,” tutur gadis yang biasa dipanggil Lina tersebut.

Jalan-jalan pagi. Warga Pekalongan memanfaatkan tol Pekalongan-Pemalang sebelum ditutup tanggal 15 Juni 2017 nanti. Foto: Marlinah Masrur

Lina mengaku bahwa ruas tol Pekalongan-Pemalang sudah bisa digunakan untuk mudik, seluruh ruas jalan sudah selesai dicor. “Mpe pemalang sih jalannya dah cor-coranan semua, paling tadi kepotong di daerah Comal, kayaknya lagi pengerjaan jembatan.” Lanjutnya.

Kori Aprida, warga Pekajangan Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan yang menjajal track sebaliknya, yakni ruas tol Pekalongan-Batang, mengaku bahwa ruas tersebut sudah siap dilalui pemudik.

Jembatan. Warga menikmati jembatan tol yang melintas Kali Sengkarang di Desa Rengas Kec. Kedungwuni Kab. Pekalongan. Foto: Joy Rengasjaya

“Jalannya cuma naik turun tok, mungkin tikungan tajamme ngga kerasa karena banyaknya warga yang lewat,” tutur gadis yang biasa dipanggil Kori ini.

Bagi warga Pekalongan, ngabuburit atau jalan-jalan pagi di ruas tol Pemalang-Batang menjadi menu sehari-hari, akhir-akhir ini. “Mumpung belum ditutup,” ujar Joy, warga Desa Rengas Kecamatan Kedungwuni yang pagi tadi juga menjajal ruas tol Pemalang-Batang.

Pria yang minta dipanggil Joy ini mengaku beberapa kali telah mencoba ruas jalan Pemalang-Batang saat ngabuburit maupun jalan-jalan pagi. “Dalañ tol wes keno go lewat gan… Aku nyicip ngetan terus tekan Batang, nguloñ terus tekan Comal,” pungkasnya. (Bono)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya
Jalan-jalanSosial Budaya

Penerangan di jalan tol ruas Pemalang-Batang hanya pada tikungan tajam dan rest area

rakor lintas sektor

Pekalongan, Wartadesa. – Ruas jalan tol Pemalang-Batang hampir bisa dipastikan pada H-10 siap untuk digunakan mudik 2017 secara fugsional, namun sepanjang jalan tersebut akan gelap dimalam hari. Penerangan hanya disediakan oleh kontraktor pada tikungan tajam dan rest area. Hal tersebut terangkum dalam rapat koordinasi lintas sektor operasi Ramadniya di Mapolsekta Pekalongan, Kamis (8/6)

“Permasalahan yang ada yaitu penerangan jalan tol pada malam hari, pihak kontraktor proyek hanya memberikan penerangan pada daerah rawan yaitu di tikungan tajam dan di rest area.” Ujar Zakariya, tim teknik dari PT Batang Pemalang Tol Road  (BPTR).

Zakariya menambahkan jalan sepanjang 39,2 km dan exit pemalang 3,8 km akan difugsikan H-10, “pihak kami memfasilitasi perambuan fungsional lebaran terpasang tanggal 15 juni 2017, patok tolo-tolo di setiap 25 m jalan utama dan disetiap lima meter di area oprit bangunan (kiri-kanan jalan).”

Selain itu, kontraktor juga menyediakan posko dan alat untuk keadaan darurat, ” Kita siapkan posko dan alat untuk kendaraan darurat di dua exit fungsional yang berada di Beji untuk arah Pekalongan dan di Bojong untuk arah ke Kajen, dua rest area temporary yang berada di Pemalang rest area Kelang Depok dan di Batang rest area Candi Areng. (Eva Abdullah)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya
Jalan-jalanSosial Budaya

Ini jalur alternatif Mudik 2017 wilayah Pemalang-Batang

jalur alternatif comal

Kedungwuni, Wartadesa. – Mudik lebaran 2017 tinggal beberapa hari lagi. Ruas jalur tol Pemalang-Batang belum sepenuhnya siap dilewati kendaraan untuk arus mudik. Hal tersebut diketahui saat Kapolres Pekalongan meninjau lokasi tol di wilayah Pekalongan, Rabu (31/5).

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, menyampaikan bahwa survey dilakukan untuk meninjau sudah seberapakah kesiapan jalur tol yang rencananya bisa digunakan untuk arus mudik 2017.

Selain jalur tol,  Kapolres Pekalongan menambahkan bahwa pemudik dapat menggunakan jalur alternatif di wilayah Kabupaten Pemalang-Batang, dengan melewati jalur selatan.

“Untuk jalur alternatif yang nantinya akan dilalui pemudik, yaitu jalur Pemalang-Comal-Bodeh–Kesesi, kemudian diarahkan melalui jalur dalam melewati Karanganyar hingga Talun dan terakhir untuk pintu keluar di Kecamatan Warungasem, Batang,” ungkap AKBP Wawan Kurniawan.

Kapolres juga mengatakan pihaknya akan terus melakukan koordinasi, dengan semua instansi terkait agar bisa mengamankan arus mudik 2017 dengan aman, tertib, serta lancar.

Menurutnya pihaknya juga akan menempatkan beberapa anggota untuk menjaga keamanan dan kenyaman pada pemudik, khususnya pada jalur-jalur yang dinilai rawan akan kemacetan.

“Kita akan terus berkoordinasi dengan semua instansi, sehingga pemudik yang melalui wilayah Kabupaten Pemalang, dapat merasa nyaman aman dan tertib,” pungkas AKBP Wawan Kurniawan. (Eva Abdullah)

 

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya