close

Kesehatan

Kesehatan

Korban keracunan ikan tongkol di Randudongkal terus bertambah

keracunan

Pemalang, Wartadesa. – Data warga Kecamatan Randudongkal, Pemalang yang diduga keracunan makanan setelah mengkonsumsi ikan tongkol dari bantuan Program Keluarga Harapan (PKH)–wartadesa sebelumnya menulis BPNT, terus bertambah hingga ratusan orang.

Ratusan warga tersebut terdiri dari dari enam desa, yakni Desa Semaya, Kejen, Kalitorong dan Desa Kreyo, seluruhnya di Kecamatan Randudongkal, Pemalang. Mereka terus berdatagan ke sejumlah rumah sakit dan Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Dilansir dari Puskapik, Suratmi, salah seorang korban keracunan mengungkapkan bahwa bantuan lauk ikan tongkol tersebut diterima pada Senin siang. “Kami yang menerima kemudian dimasak berbagai macam, ada yang digoreng, ditumis juga dan lainnya. Setelah makan, merasakan pusing, mual juga muntah, muntah, lemas bahkan ada yang pingsan, “ tuturnya.

Sejumlah warga yang dilarikan ke RS Mardhatillah dan Puskesmas Randudongkal kondisinya masih lemas, pusing dan muntah-muntah. “Saat ini rasanya masih lemas, pusing dan mual. Pada saat makan tidak merasakan keanehan, ikan juga tidak busuk atau tidak berbau aneh, namun setelah makan satu potong rasanya kepala dan perut sakit sekali ,” jelas Ani Kusanti, korban keracunan.

Sedikitnya 20 orang korban dirawat di RS Mardhatillah dan 30 orang dirawat di Puskesmas Randudongkal. Sementara puluhan lainnya masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

Camat Randudongkal, Sis Muhammad, hingga saat ini belum bisa memberikan keterangan resmi. (Dirangkum dari berbagai sumber)

Berita terkait:

Konsumsi ikan tongkol BPNT, warga Kalitorang keracunan massal

Terkait
Dua cucian jins di Pegaden Tengah ditutup Satpol PP

Wonopringgo, Wartadesa. - Dua tempat pencucian jins di Desa Pegaden Tengah Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan ditutup oleh Satpol PP, hari Read more

Puskesmas tak jadi naik 400 persen, ditunda Bupati Pekalongan

Kajen, Wartadesa. - Kenaikan tarif pelayanan Puskesmas di Kabupaten Pekalongan sebesar 400 persen sejak tanggal 1 Februari 2018, mulai hari Read more

Masuk 10 besar wilayah rawan narkoba Jateng, Saelany akan bentuk BNNK

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Tingginya kasus pelanggaran kasus narkoba di Kota Pekalongan, membuat wilayah ini masuk dalam 10 besar wilayah Read more

Pekalongan ‘darurat’ gizi buruk

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Kota Pekalongan 'darurat' gizi buruk, setidaknya 13 balita di Kota Batik menderita gizi buruk dengan penyakit Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Tercatat 29 kasus positif Korona dan 16 swab, Dana Desa dialokasikan ke Covid-19

ilustrasi_corona

Kajen, Wartadesa. – Bupati Pekalongan mengintrusksikan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) untuk kembali menggerakkan kontrol masyarakat terhadap lalu lintas orang di desa guna mencegah penyebaran Covid-19 lebih meluas. Menurut Asip Kholbihi, hingga saat ini, tercatat 29 kasus positif korona dan 16 menunggu hasil swab.

“Kita mencatat sampai hari ini ada 29 kasus positif. Tapi kita masih menyisakan 16 swab. Artinya disaat tahapan Pilkada ini berjalan, justru tingkat penyebaran Covid19 ini makin massif. Hari ini kami sudah memerintahkan Asisten I untuk melakukan langkah-langkah sesuai dengan apa yang sudah disampaikan oleh pemerintah pusat,” ujar Bupati Pekalongan dalam penandatanganan nota kesepakatan rencana kerja sinergi dengan KPU di aula lantai I Setda, Senin (20/7/2020).

Menurut Asip,  situasi sekarang secara umum Kabupaten Pekalongan dari bulan Maret sampai Juli minggu I masih merawat 11 pasien. Dengan 5 sembuh, 1 meninggal, dan 5 dirawat. Kemudian menjelang minggu III perkembangannya luar biasa, tapi trend ini terjadi di seluruh Indonesia.

Asip mengatakan bahwa untuk anggaran pencegahan meluasnya Covid-19 dilakukan dengan Dana Desa sebesar 1 %, “saya menugaskan kepala Dinas PMD agar diefektifkan kembali untuk menggerakkan kontrol masyarakat terhadap lalu-lintas orang di desa. Selain itu minggu ini kegiatan-kegiatan yang bersifat publik dibatasi.” lanjutnya.

“Yang terakhir, kami sedang menyusun regulasi berkaitan dengan sanksi. Sudah ada kompilasi dari beberapa daerah. Banyak daerah yang sudah menerapkan sanksi terhadap pelanggaran protokol kesehatan. Namun kami lebih kepada penekanan yang bersifat edukatif dulu tapi regulasi tentang punishment tetap disusun,” pungkas Asip. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan ‘ditutup’ sepekan

hindun

Kajen, Wartadesa. –  Terpaparnya Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hindun beserta suaminya virus Covid-19 membuat Kantor DPRD Kabupaten Pekalongan ‘ditutup’ hingga sepekan kedepan. Dipastikan tidak ada penerimaan tamu hingga tujuh hari kedepan ke gedung tersebut.

Hal demikian disampaikanoleh Sekretaris Dewan, Agus Pranoto, Jum’at (17/07). “Hari ini masih kita lakukan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan Dalam Rangka Persetujuan Bersama Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pekalongan Tahun 2019 secara virtual. Setelah itu kita ada Rapat Pimpinan,” tuturnya.

Diketahui, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi mengatakan bahwa Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hj.Hindun dan suaminya H.Imron sejak dua hari kemarin kemarin di rawat di ruang isolasi khusus RSUD Kraton, karena hasil swab yang dilakukan positif Korona. Hindun  sebelumnya melakukan kunjungan kerja dewan di Kota Cirebon.

“Hasil swab Ibu Ketua DPRD Hj. Hindun dan suami sudah postif  Korona, maka untuk pengawasan intensif diisolasi ruangan khsusus di RSUD Kraton,” jelas Bupati Asip.

Dokumentasi Rapat Paripurna Virtual DPRD Kabupaten Pekalongan dengan Pemda. Foto: Rasika Pekalongan

Asip menambahkan, saat ini pihaknya melakukan tracking pada keluarga Hindun dengan rapid tes dan swab tes. “Hasil rapid testnya negatif yang untuk keluarga dan lingkungannya,” tambahnya.

Menurut Asip, pada Jum’at pagi seluruh ruangan DPRD disemprot dengan disinfektan. Demikian juga dengan 45 anggota dewan, sebelum mengikuti rapat paripurna sudah melakukan rapid test kembali, meski dua minggu yang lalu sudah dilakukan rapid tes.

“ Hasilnya aman, tidak ada yang positif. Namun demikian pihak sekwan akan melakukan pengetatan dalam mobilitas anggota dewan,” tegas  Asip.

Hingga saat ini, 12 warga di Kota Santri sedang menjalani perawatan akibat terpapar Korona. “Ada 12 yang positif covid19 yang kini menjalani perawatan. Salah satunya yakni Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun beserta suami,” tutur Asip. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Warga terpapar Korona Pemalang tambah empat orang

klaster taman

Pemalang, Wartadesa. –  Jumlah warga Kabupaten Pemalang yang terpapar Korona (Covid-19) bertambah empat orang. Satu diantaranya merupakan klaster Sokowangi. Total hingga Senin (13/07) jumlah keseluruhan yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 59 orang. Rinciannya 21 orang masih menjalani perawatan, 35 orang dinyatakan sembuh dan 3 orang meninggal dunia.

Juru Bicara Penanganan Covid 19 Kabupaten Pemalang Tutuko Raharjo mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan swab tes  terhadap 168 orang dari klaster Taman. Dari jumlah itu, satu orang dengan inisial T (55) jenis kelamin perempuan terkonfirmasi positif Covid-19. Dia merupakan hasil penelusuran keluarga yang positif Korona dari Desa Sokawangi sebelumnya.

Selain itu, masih menurut Tutuko Raharjo, penambahan positif Covid-19 juga terjadi di wilayah lain yaitu inisial N (66), yang tinggal di Kecamatan Taman; YS (26), laki laki tinggal di Kecamatan Bantarbolang; dan SS (88), perempuan warga Kecamatan Comal.

“Untuk inisial T memiliki riwayat kontak fisik dengan pasien yang kebetulan masih keluarga dari Sokawangi, dan untuk SS yang dari Comal juga sama memiliki riwayat masih keluarga yang dulu terkonfirmasi positif corona,” kata Tutuko.

Selain penambahan positif Covid-19, dua pasien dinyatakan sembuh atas nama  SU (40), laki laki warga Kecamatan Taman, dan AA (27), laki laki dari Kecamatan Comal. “Dua orang yang di nyatakan sembuh saat ini telah dikembalikan kepada keluarga untuk menjalani pemulihan di rumah masing masing,” katanya.

Terkait dengan penambahan positif Korona di Kecamatan Taman,  Tim Gugus Tugas Covid-19 juga telah melakukan monitoring dan sosialisasi kepada masyarakat mulai 9 hingga 23 Juli 2020. “Monitoring dan sosialisasi akan terus dilakukan selama 14 hari, untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan selalu jaga jarak, cuci tangan dan memakai masker,” kata Tutuko. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Terpapar Covid-19, mantan anggota DPRD Kabupaten Pekalongan meninggal

edy prayitno_istimewa

Kajen, Wartadesa. – Inna lillahi wa inna illaihi roji’un, mantan anggota DPRD Kabupaten Pekalongan periode 2014-2019 , Edi Prayitno (57), meninggal akibat terpapar Covid-19. Ia meninggal usai menjalani perawatan intensif di RSUD Kajen. Jenazah dimakamkan dengan protokol kesehatan Covid-19 pada Ahad (12/07).

“Betul, mantan anggota dewan yang bernama pak Edi meninggal dunia karena Covid-19. Pasien meninggal dunia, Minggu sore sekitar pukul 16.00 WIB di RSUD Kajen,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setyawan Dwiantoro, Senin (13/07).

Setyawan menambahkan bahwa jenazah dimakamkan bakdal salat Isya di pemakaman Desa Sumurjomblangbogo, Bojong. ”Semalam habis Isya pasien langsung dimakamkan, tadi malam,” lanjutnya.

Menurut Setyawan, pihaknya akan melakukan tracking terhadap keluarga, mulai hari ini, Senin (13/07).

Data dari laman Covid Monitoring Kabupaten Pekalongan hingga hari ini, tercatat 17 kasus positif dengan rincian, 8 dirawat, 5 sembuh, 2 isolasi mandiri dan 2 orang meninggal. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Muncul kaster Taman, satu Puskesmas dibatasi kegiatannya

klaster taman

Pemalang, Wartadesa. – Kasus positif Covid-19 di Pemalang bertambah empat orang. Mereka disebut-sebut sebagai klaster (cluster) Taman lantaran keempat warga yang positif Korona berasal dari Kecamatan Taman.

Tetuko Raharjo, juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Pemalang mengatakan bahwa dalam penelurusan (tracking) yang dilakukan terdapat empat orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Terdapat 4 orang warga masyarakat yang berdasarkan pemeriksaan laboratorium dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19” kata Tetuko, Rabu (08/07).

Adapun empat orang terkonfirmasi Korona adalah  S (laki-laki, 53 tahun) kecamatan Taman, FS (perempuan, 24 tahun) kecamatan Taman, SA (perempuan, 51 tahun) kecamatan Taman dan  R (perempuan, 46 tahun) kecamatan Taman.

Tiga dari empat warga taman tersebut merupakan tenaga kesehatan. “3 orang yang saya sebut terakhir perempuan adalah tenaga kesehatan yang melaksanakan tugasnya di tingkat Desa. Keempat orang tersebut saat ini kondisinya baik dan menjalani isolasi di rumah 1 orang dan 3 orang dilakukan isolasi di rumah sakit”  tambah Tetuko.

Menurut Tetuko, hari ini (Kamis) pihaknya mulai melakukan pembatasan  aktivitas di salah satu Puskesmas di Kecamatan Taman. “Untuk layanan kesehatan kepada masyarakat akan dialihkan ke Puskesmas terdekat.” Tuturnya.

Hingga Rabu, masih terdapat kasus positif covid-19 sebanyak 55 orang, degan rincian 19 dirawat, 33 sembuh, dan 3 meninggal. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Kontak erat dengan Kades di Pemalang, positif Korona tambah lima orang

covid

Pemalang, Wartadesa. – Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Pemalang, Tutuko Raharjo mengungkapkan kasus positif Korona di Kota Ikhlas Beramal bertambah lima orang. Mereka adalah hasil penelusuran terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat dengan dua kasus Covid-19 sebelumnya.

Mereka memiliki kontak erat dengan dua orang yang positif Covid-19 sebelumnya, yakni Sutikno (56), Kades Sokawangi, Kecamatan Taman yang telah meninggal dunia dan FY (29) warga Lamongan, Jawa Timur. Kini kelimanya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Tutur Tetuko, Ahad (05/07) dalam konferensi pers.

Baca: Kades Sokowangi Positif Korona

Menurut Tetuko, lima orang positif Covid-19 itu adalah FS (30), perempuan warga Kecamatan Taman; M (67), laki-laki warga Kecamatan Taman; A (57) perempuan warga Kecamatan Taman; AK (37), laki-laki warga Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor tetapi saat ini berada di Kecamatan Taman; YM (37) perempuan warga Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor yang juga tinggal di wilayah Kecamatan Taman.

Tetuko menambahkan, selain penambahan lima orang positif Korona, dua orang dinyatakan sembuh, yakni  Y (25), perempuan 25 warga Kecamatan Taman; W (31), laki-laki, warga Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan tetapi yang bersangkutan berdomisili di Kecamatan Ulujami.

“Keduanya saat ini telah pulang ke keluarga masing-masing untuk menjalani pemulihan kesehatan. Selain itu, tim Gugus Covid-19 terus melakukan pelacakan terhadap orang-orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 melalui jajaran tenaga medis yang ada di Pemalang,” kata Tutuko. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

17 Tenaga medis Puskesmas Warungasem negatif

covid

Batang, Wartadesa. – 17 dari 71 tenaga medis di Puskesmas Warungasem, Batang  yang sebelumnya dinyatakan reaktif saat menjalani rapid tes, dinyatakan negatif setelah menjalani swab tes pada Senin-Selasa pekan lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, dr Mukhlasin membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan bahwa hasil swab tes dari laboratorium di Semarang menyatakan ke17 tenaga medis tersebut negatif Covid-19.

Mukhlasin menambahkan, setelah hasil swab keluar, 17 karyawan Puskesmas Warungasem sudah bisa bekerja kembali Senin (06/07) besok. Ia menyebut Poliklinik Kesehatan Desa (PKD) dan Pustu (Puskesmas Pembantu akan dibuka Senin esok, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Diberitakan sebelumnya, 17  dari 71 tenaga kesehatan di Puskesmas Kabupaten Batang yang dinyatakan reaktif Korona pada Rabu (01/07) kini menunggu hasil swab yang dikirim ke laboratorium di Semarang.

“17 orang hasil rapid reaktif terdiri dari 3 dokter umum dan internship, 7 orang bidan, 4 tenaga perawat, 2 orang tenaga administrasi dan 1 orang tenaga kebersihan,” kata dr Mukhlasin, Rabu (01/07).

Tracking  dilakukan Pemkab Batang terhadap kasus positif Covid-19 dari klaster Pasar Pandansari. “17 tenaga klinis tersebut mempunyai riwayat kontak dengan pasien positif warga Desa Sidorejo, Kecamatan Warungasem,” lanjut Muchlasin.

Muchlasin menambahkan, dari jumlah itu, ada satu orang tenaga klinis yang belum mengikuti rapid test, dikarenakan sedang izin keluar kota. “Kita sudah melakukan pengambilan swab test terhadap 17 tenaga klinis tersebut, Rabu (1/7) kemarin, dikirim ke laborat di Semarang,” terangnya.

17 tenaga medis yang dinyatakan reaktif tersebut, saat ini diberi izin untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. “Karena 17 orang tersebut menjalani isolasi, maka kekuatan tenaga kesehatan berkurang 25 persen. Karena itu, semua pelayanan kesehatan untuk sementara dipusatkan di Puskesmas Warungasem,” jelas Muchlasin.

Selain itu, lanjut Muchlasin, untuk pelayanan puskesmas pembantu (pustu) dan poliklinik kesehatan desa (PKD), sementara waktu juga dilakukan penutupan. “Kalau nanti hasil swab test dari 17 orang tersebut positif, maka akan kita lakukan swab test massal pada semua tenaga kesehatan,” tegasnya.

Kasus Korona di Kabupaten Batang per Rabu (01/07) mencapai 63 orang, dengan rincian 37 Orang dirawat, 24 orang dinyatakan sembuh, dan dua orang meninggal dunia. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Tambah dua orang warga Kota Santri positif Korona

covid

Kajen, Wartadesa. – Kasus positif Korona di Kota Santri bertambah dua orang. Keduanya merupakan pemudik. Satu orang warga Kecamatan Wiradesa berusia 20 tahun dan satu orang merupakan perawat pribadi di Kecamatan Kedungwuni berusia 30 tahun. Keduanya merupakan OTG (Orang Tanpa Gejala).

Adanya warga Wiradesa yang positif Korona, dibenarkan oleh Kepala Desa Wiradesa, Teguh Santoso. Selain itu, sebelumnya seorang ibu rumah tangga berusia 45 tahun dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab.

“Ya benar Mas, ada tambahan satu lagi positif covid-19. Hasilnya keluar kemarin malam sekitar pukul 22.30 WIB. Pukul 23.30 WIB yang bersangkutan langsung dibawa ke RSUD Covid di Wonokerto.” ujar Teguh Kamis (2/7) dikutip dari radar.

Menurut Teguh, pasien berjenis kelamin laki-lagi berusia 20 tahun dan merupakan putra dari ibu yang sebelumnya dinyatakan positif Korona.

Teguh menambahkan, dalam satu keluarga ada 11 anggota keluarga, ada anak kecil, ibu hamil.

4 ASN Kabupaten Pekalongan Reaktif

Sementara itu, hasil rapid tes terhadap 499 di Kabupaten Pekalongan, empat orang dinyatakan reaktif.  Keempatnya saat ini menjalani isolasi mandiri, sembari menunggu jadwal uji swab yang rencananya akan dilakukan pekan depan.

“Hasil rapid test kemarin dilakukan terhadap 499 orang. Ada empat yang reaktif,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwiantoro,

Setiawan menambahkan bahwa keempat ASN tersebut menjalani isolasi mandiri dan Selasa depan (7/7) akan menjalani tes swab. “Kalau ndak Selasa ya Rabu mungkin swabnya,” kata dia. (Eva Abdullah dan tambahan sumber dari Radar Pekalongan)

..

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Kades Sokowangi positif Korona

kades

Pemalang, Wartadesa. – Setelah sempat beredar kabar lewat media sosial bahwa Kepala Desa Sokowangi, Kecamatan Taman, Pemalang  Sutikno (56) meninggal dunia akibat positif Korona. Juru bicara Gugus Tugas Covid 19 Pemalang Tutuko Raharjo membenarkan bahwa yang bersangkutan berstatus PDP. Hasil  tes swabnya  diketahui positif Covid-19.

Pasien sebelumya sempat menjalani perawatan di Ruang Isolasi RSUD Ashari Pemalang. “Saat meninggal pasien S bersatus PDP, kemudian sudah kami ketahui hasil swabnya sore ini bahwa yang bersangkutan terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Juru Bicara Penanggulangan Covid-19 Pemalang Tutuko Raharjo, dalam keterangan persnya, Kamis (2/7) sore.

Tetuko menambahkan bahwa yang bersangkutan pernah melakukan perjalanan ke Surabaya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. M Ashari Pemalang Sunardo menjelaskan, pasien sempat dirawat di ruang isolasi sejak Senin (29/06) dan pada Selasa ia meninggal. Jenazah dimakamkan dengan protokol kesehatan Covid-19.

Dalam kesempatan itu, Gugus Tugas Pemalang juga menginformasikan seorang warga yang dinyatakan positif Covid-19, berinisial FK (29) laki-laki, warga Lamongan, Jatim yang berdomisili di Kecamatan Taman.

Selain penambahan dua kasus baru, pemerintah juga menginformasikan terdapat satu pasien yang sudah dinyatakan sembuh, yaitu A, laki-laki (27) warga Comal. Yang bersangkutan saat ini sudah berkumpul keluarga untuk menjalani pemulihan.

Dengan demikian total kasus positif Covid-19 di Pemalang berjumlah 46 orang, dengan rincian 31 orang sembuh, 12 pasien masih dirawat, dan 3 orang meninggal dunia. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya