close
Kesehatan

Korban keracunan ikan tongkol di Randudongkal terus bertambah

keracunan
ilustrasi

Pemalang, Wartadesa. – Data warga Kecamatan Randudongkal, Pemalang yang diduga keracunan makanan setelah mengkonsumsi ikan tongkol dari bantuan Program Keluarga Harapan (PKH)–wartadesa sebelumnya menulis BPNT, terus bertambah hingga ratusan orang.

Ratusan warga tersebut terdiri dari dari enam desa, yakni Desa Semaya, Kejen, Kalitorong dan Desa Kreyo, seluruhnya di Kecamatan Randudongkal, Pemalang. Mereka terus berdatagan ke sejumlah rumah sakit dan Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Dilansir dari Puskapik, Suratmi, salah seorang korban keracunan mengungkapkan bahwa bantuan lauk ikan tongkol tersebut diterima pada Senin siang. “Kami yang menerima kemudian dimasak berbagai macam, ada yang digoreng, ditumis juga dan lainnya. Setelah makan, merasakan pusing, mual juga muntah, muntah, lemas bahkan ada yang pingsan, “ tuturnya.

Sejumlah warga yang dilarikan ke RS Mardhatillah dan Puskesmas Randudongkal kondisinya masih lemas, pusing dan muntah-muntah. “Saat ini rasanya masih lemas, pusing dan mual. Pada saat makan tidak merasakan keanehan, ikan juga tidak busuk atau tidak berbau aneh, namun setelah makan satu potong rasanya kepala dan perut sakit sekali ,” jelas Ani Kusanti, korban keracunan.

Sedikitnya 20 orang korban dirawat di RS Mardhatillah dan 30 orang dirawat di Puskesmas Randudongkal. Sementara puluhan lainnya masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

Camat Randudongkal, Sis Muhammad, hingga saat ini belum bisa memberikan keterangan resmi. (Dirangkum dari berbagai sumber)

Berita terkait:

Konsumsi ikan tongkol BPNT, warga Kalitorang keracunan massal

Tags : keracunan ikan tongkolrandudongkal