close

Kesehatan

KesehatanLayanan Publik

17 tenaga medis di Puskesmas di Batang tunggu hasil swab

covid

Batang, Wartadesa. – 17  dari 71 tenaga kesehatan di Puskesmas Kabupaten Batang yang dinyatakan reaktif Korona pada Rabu (01/07) kini menunggu hasil swab yang dikirim ke laboratorium di Semarang.

“17 orang hasil rapid reaktif terdiri dari 3 dokter umum dan internship, 7 orang bidan, 4 tenaga perawat, 2 orang tenaga administrasi dan 1 orang tenaga kebersihan,” kata dr Mukhlasin, Rabu (01/07).

Tracking  dilakukan Pemkab Batang terhadap kasus positif Covid-19 dari klaster Pasar Pandansari. “17 tenaga klinis tersebut mempunyai riwayat kontak dengan pasien positif warga Desa Sidorejo, Kecamatan Warungasem,” lanjut Muchlasin.

Muchlasin menambahkan, dari jumlah itu, ada satu orang tenaga klinis yang belum mengikuti rapid test, dikarenakan sedang izin keluar kota. “Kita sudah melakukan pengambilan swab test terhadap 17 tenaga klinis tersebut, Rabu (1/7) kemarin, dikirim ke laborat di Semarang,” terangnya.

17 tenaga medis yang dinyatakan reaktif tersebut, saat ini diberi izin untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. “Karena 17 orang tersebut menjalani isolasi, maka kekuatan tenaga kesehatan berkurang 25 persen. Karena itu, semua pelayanan kesehatan untuk sementara dipusatkan di Puskesmas Warungasem,” jelas Muchlasin.

Selain itu, lanjut Muchlasin, untuk pelayanan puskesmas pembantu (pustu) dan poliklinik kesehatan desa (PKD), sementara waktu juga dilakukan penutupan. “Kalau nanti hasil swab test dari 17 orang tersebut positif, maka akan kita lakukan swab test massal pada semua tenaga kesehatan,” tegasnya.

Kasus Korona di Kabupaten Batang per Rabu (01/07) mencapai 63 orang, dengan rincian 37 Orang dirawat, 24 orang dinyatakan sembuh, dan dua orang meninggal dunia. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Tiga warga Pemalang dinyatakan positif Korona, dua orang sembuh

covid pemalang

Pemalang, Wartadesa. – Juru Bicaran Penanganan Covid-19 Kabupaten Pemalang, Tetuko Raharjo mengumumkan tiga orang warga Kota Ikhlas dinyatakan positif Korona. Selain itu, ada berita gembira, dua warga dinyatakan sembuh. Sabtu (27/06).

Tetuko menyebut, tiga orang yang dinyatakan positif Covid-19 adalah IS, perempuan berusia 38 tahun,  SY perempuan berusia 15 tahun, keduanya warga Kecamatan Ulujami, dan SN (50), laki-laki asal kecamatan Taman, Pemalang.

Menurut Tetuko, dua orang positif Korona asal Ulujami merupakan keluarga orang yang pernah terpapar Korona beberapa waktu lalu dan pernah kontak dengan IS dan SY. “Saat ini IS dan SV sedang menjalani perawatan dan isolasi mandiri,” ujarnya.

Sementara SN tidak memiliki riwayat perjalanan luar kota, tidak pernah kontak lansung dengan pasien positif Korona. “Saat ini SN menjalani perawatan di rumah singgah,” tambah Tetuko.

Dua warga Pemalang yang dinyatakan sembuh, lanjut Tetuko, yakni  S laki-laki (46) warga Kecamatan Ulujami, dan W laki -laki (37) warga Kecamatan Comal. “Setelah menjalani uji laboratorium ulang, dua orang dinyatakan sembuh, dan saat ini sudah kembali ke keluarga masih-masing,” jelasnya.

Data hingga saat ini, jumlah pasien Covid sebanyak 40 orang, 9 orang sedang menjalani perawatan, 30 orang sudah sembuh dan 1 orang meninggal dunia. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan PublikSosial Budaya

Update covid-19 Kabupaten Pekalongan 12 orang positif Korona

covid kab pekalongan

Kajen, Wartadesa. – Hingga tanggal 25 Juni 2020 laman Covid Monitoring Kabupaten Pekalongan mencatat total jumlah kasus Covid-19 sebanyak 12 orang, terdiri dari 6 orang masih menjalani perawatan dan 5 orang sembuh.

Data monitorin Covid-19 Kabupaten Pekalongan hingga 25Juni 2020

Seperti dikatakan oleh Bupati Pekalongan saat audiensi dengan para pelaku pekerja seni Kabupaten Pekalongan, 22 Juni 2020 lalu, bahwa ada penambahan tiga orang terpapar Korona.

[ae-fb-embed url=’https://www.facebook.com/wartadidesa/videos/299770918095872/’ width=’500′]

Tiga penambahan kasus Korona di Kota Santri tersebut diantaranya seorang ibu rumah tangga  berusia 47 taun yang merupakan warga Kecamatan Wiradesa, saat ini dirawat di RSUD Kraton. Satu orang dari Kecamatan Kedungwuni dan seorang lagi dari Kecamatan Siwalan.

Keterangan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, warga Kecamatan Wiradesa yang terpapar, ia terpapar dari anggota keluarganya yang mudik dari Jakarta paska lebaran kemarin. Pihak Dinkes mengaku telah melakukan tracking anggota keluarga dengan melakukan rapid tes kepada 13 anggota keluarga di Makoramil Wiradesa, Kamis (23/06).

Kepala Dinkes Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwiantoro mengungkapkan bahwa dari hasil rapid tes, dua orang dinyatakan raktif, selanjutnya akan dijadwalkan swab tes.  “Dari 13 orang hasil tracking ini yang reaktif 2 orang. Nanti akan kita swab menunggu penjadwalan,” kata dia, dilansir dari Radar Pekalongan.

Untuk warga positif Korona asal Kecamatan Kedungwuni, berjenis kelamin laki-laki, berusia 79 tahun. Ia tidak pernah bebergian ke luar kota, hanya berada dirumah. Oleh karena itu Dinkes akan melakukan tracking lebih mendalam di Kecamatan Kedungwuni.

“Tambahan satu di Kedungwuni. Tuan B, usia 79 tahun. Itu dari RS Budi Rahayu rujuk ke RSUD Kraton. Dia kondisi di rumah, tiba-tiba sakit, sesak. Dilakukan pemeriksaan secara mendalam, dilakukan swab, ternyata positif,”  terang Setiawan.

Sementara itu, penambahan satu kasus positif Covid-19 lainnya ada di Kecamatan Siwalan. Diterangkan, yang bersangkutan merupakan korban kecelakaan lalu lintas, dan menjalani perawatan di RSUD Karyadi.
“Yang kedua di Rembun. Itu yang dari RS Karyadi. Yang ini tadinya korban kecelakaan lalu lintas, fraktur, dirujuk ke RS Karyadi ternyata hasil swabnya positif,” terang Setiawan.

Menurutnya, kondisi fraktur akibat kecelakaan sudah membaik, makanya dikirim kembali ke Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) di Puskesmas Wonokerto 2. “Kondisi frakturnya membaik, namun masih positif Covid-19 makanya kita rawat di RSDC,” kata Setiawan. (Eva Abdullah dengan tambahan sumber dari Radar Pekalongan)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Kasus Covid-19 Pemalang, tambah dua, satu sembuh

tutuko

Pemalang, Wartadesa. – Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Pemalang, Tetuko Raharjo mengumumkan dua orang positif Korona dn satu pasien sembuh setelah menjalani perawatan. Selasa (23/06).

Menurut Tetuko, hasil pemeriksaan laboratorium, dua warganya yang terpapar Korona yakni A (53), perempuan asal Ulujami dan C (54) warga Bantarbolang. Mereka mnjalani isolasi mandiri.

C terpapar Covid-19 setelah beberapa waktu lalu pergi ke Jakarta. “Untuk A sebelumnya juga pernah positif corona. Kini kembali terkena virus corona. Untuk C memiliki riwayat beberapa hari lalu bepergian ke Ibu Kota Jakarta,”  ungkap Tetuko.

Tetuko menyebut, pasien yang ssembuh atas inisial S (65) lelaki asal Petarukan, Pemalang. Ia menghimbau warga untuk mengedepankan protokol kesehatan paska ditetapkannya Peraturan Bupati Nomor 28/2020 tentang pedoman tatanan normal baru pada kondisi pandemi Covid-19. Perbup ini memberikan pedoman bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di luar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Data kasus positif Korona di Kota Ikhlas hingga saat ini sebanyak 37 orang. Dari jumlah itu, 8 orang masih dirawat, 28 orang sembuh, dan 1 orang meninggal dunia. (Eky Diantara)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Tambah dua orang warga Pemalang terpapar Covid-19

korona pemalang

Pemalang, Wartadesa. – Juru Bicara Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang, Tetuko raharjo mengatakan bahwa ada penambahan dua orang warganya yang dinyatakan positif Korona (Covid-19), Sabtu (20/06).

“Dua kasus positif Korona itu terkonfirmasi atas inisial W (37), laki laki, warga Kecamatan Comal dan S (40), laki-laki, warga Kecamatan Taman. Keduanya kini menjalani isolasi mandiri.” Ujarnya.

Menurut Tetuko, W baru pulang dari berlayar dan S pada tanggal 9 Juni lalu baru pulang dari Ternate. Total saat ini, jumlah positif Korona sebanyak 35 orang, tujuh diarntaranya dirawat di rumah sakit dan 27 orang sembuh, dan satu meninggal.

Pihak penangulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang mengaku akan melakukan evaluasi terhadap penerapan kelaziman baru (new normal) yang akan dijalankan di wilayah tersebut.

“Hingga pemberlakukan aturan new normal, terus dilakukan evaluasi sesuai dengan perkembangan kondisi yang ada. Pedoman aturan dalam pelaksanaannya tentang protokol kesehatan akan disosialisasikan secara masif, termasuk menyediakan sarana prasarana,” ujarnya. (Eky Diantara)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
Hukum & KriminalKesehatanLingkungan

Kasus pencemaran limbah di Pegaden Tengah kembali dilaporkan

lurah pegaden

Wonopringgo, Wartadesa. – Kasus pencemaran anak kali Sengkarang di Desa Pegaden Tengah, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan kembali mencuat. Setelah sebelumnya, Rabu (17/06) siang, warga setempat mendapati limbah cair dibuang ke sungai tanpa melalui proses.

Dalam video yang dikirimkan warga Pegaden Tengah kepada Wartadesa, terlihat bahwa limbah cair yang belum diolah, disalurkan melalui peralon dan dibuang ke sungai.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Desa Pegaden Tengah, A. Rofiq. Mereka meminta agar pelaku ditindak sesuai dengan kesepakatan antara warga dengan pengusaha cucian jins sebelumnya, untuk tidak membuang limbah cair ke sungai sebelum diolah di IPAL.

A. Rofiq yang kami konfirmasi pada Ahad (21/06) membenarkan kejadian tersebut. Bahkan ia menunjukkan video dimaksud. “Benar, warga melaporkan kejadian tersebut pada Rabu (17/06). Kemudian kami tindak-lanjuti bersama Bhabinkamtibmas, BPD dan perwakilan warga mendatangi dua pengusaha yang diduga membuang limbah cair cucian jins tanpa diolah tersebut,” ujarnya.

Saat saya bersama BPD, Bhabin, dan perwakilan warga ke rumah Pak Karim, lanjut Rofiq, disana didapati limbah cair sudah diproses di IPAL, “Kalau di rumah Pak Karim, air yang keluar terlihat sudah putih, dan tidak berbau. Adanya air di anakan kali Sengkarang yang hitam, mungkin dari pengusaha yang membuang diatasnya,” lanjutnya.

Rofiq dan tim kemudian mendatangi pengusaha Tikno, untuk mengecek IPAL disana. Benar saja, kapasitas yang berlebih, membuat limbah cair melimpas dari IPAL dan dibuang saja ke sungai. “Ternyata air melimpas dari IPAL tersebut, otomatis limbah cair tersebut mengalir ke sungai,” jelas Rofiq.

“Kaji Tikno saat itu sedang menjalani operasi, jadi yang menerima anaknya. Nah anaknya ini berjanji dalam satu pekan ini akan menghentikan aktivitas cucian jins, sambil memperbaiki kapasitas IPAL,” lanjut Rofiq.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Dinas Perkim dan Satpol PP Kabupaten Pekalongan, “Hari kamisnya, pihak desa melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Perkim dan Satpol PP Kabupaten Pekalongan. Mereka berjanji akan segera menindak tegas,” pungkas Rofiq.

Sementara itu, salah seorang warga Pegaden Tengah mengungkapkan bahwa, seharusnya ada tindakan tegas dari Pemerintah Desa Pegaden Tengah, untuk menutup usaha pencucian jins yang terbukti menyalahi perjanjian sebelumnya.

Ia berharap agar pihak terkati dan pemerintah desa tegas menindak pengusaha nakal yang membuang limbah cair tanpa diolah. Pasalnya hal tersebut sudah dilakukan berulang, dengan alasan IPAL bocor dan melimpas. Pungkasnya. (Tim Liputan: Buono/Eva Abdullah)

Terkait
Ditinggal mancing, motor digasak pencuri

Pemalang, Wartadesa. - Naas bagi M. Saefudin Zuhri bin Muharil (28), seorang buruh konveksi warga Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan Kabupaten Read more

Modus rampas HP korban dengan pura-pura minta nomor kontak

Pemalang, Wartadesa. - Hati-hatilah dengan orang yang meminta nomor HP atau ponsel Anda, bisa jadi itu hanya modus untuk melakukan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Gunakan gas bersubsidi, Hotel ini kena sidak

Pemalang, Wartadesa. - Hotel Panorama Randudongkal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah kedapatan menggunakan tabung gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram, alias Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Lima dari 40 pedagang Pasar Pandansari reaktif

positif korona

Batang, Wartadesa. –  Lima dari 40 pedagang di Pasar Pandansari, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid tes. Lima orang pedagang tersebut selanjutnya, pekan depan akan menjalani swab tes yang bakal digelar Dinas Kesehatan setempat.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Yuli Suryandaru mengatakan bahwa pelaksanaan swab tes dilakukan pekan depan lantaran menunggu kesiapan perlengkapan.

“Dari 40 orang yang mengikuti rapid tes, hasilnya ada lima orang yang reaktif. Mereka akan mengikuti swap tes minggu depan, karena harus menunggu kesiapan perlengkapan yang ada serta menunggu hasil daerah lain,”  ujar Yuli, Jum’at (19/06)

Yuli meminta lima pedagang yang reaktif tersebut untuk menjalani isolasi mandiri, sambil menunggu swab tes.

“Para pedagang yang reaktif ini sudah kita minta agar melakukan isolasi mandiri. Namun jika memang mau ke pasar, maka mereka harus menerapkan protokol kesehatan ketat. Hal itu diperlukan guna mengantisipasi potensi penularan pada lainnya,” pungkas Yuli.

Diberitakan sebelumnya, satu pedagang Pasar Pandansari, Kecamatan Warungasem, Batang terkonfirmasi terpapar Korona. Positifnya warga berinisial NA (56) asal Desa Sidorejo, Kecamatan Warungasem tersebut setelah sebelumnya rapid tes nya reaktif dan hasil swab tes di RSUD Kraton Pekalongan dinyatakan positif.

“Dari petugas kesehatan juga sudah melakukan swab terhadap keluarga NA. Namun belum diketahui hasilnya,”Kata Ketua RT 08, Yusron, Desa Sidorejo.

Paska diputuskannya NA sebagai pasien positif Korona, status keluarga yang bersangkutan menjadi Orang Dalam Pemantauan (ODP) karena tinggal dan berinteraksi dalam satu rumah. Pihak keluarga kemudian melakukan isolasi mandiri di rumah dengan dibantu oleh warga.

Petugas Dinas Kesehatan kemudian melakukan swab tes kepada seluruh anggota keluarga NA dan dinyatakan enam anggota keluarga positif Korona. (Eva Abdullah)

Berita terkait:

 

Enam orang dalam satu keluarga terpapar Korona

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Enam orang dalam satu keluarga terpapar Korona

positif korona

Batang, Wartadesa. –  Enam orang anggota keluarga NA (56) seorang pedagang Pasar Pandansari, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Warungasem, Batang terkonfirmasi terpapar Korona. Demikian disapaikan oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Batang.

“Dua orang dari enam orang ini kini dirawat di rumah sakit. Sedang empat orang lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Batang, dr Muchlasin, Rabu (17/06) kemarin.

Empat orang yang menjalani isolasi mandiri, lanjut Muchlasin, karena mereka masuk dalam Orang Tanpa Gejala (OTG). “Ada aturan, bagi orang positif Covid-19 dengan kategori OTG memang harus menjalani isolasi mandiri di rumah, karena pemkab juga belum bisa menyediakan tempat untuk isolasi,” jelasnya.

Diketahui, tiga orang dari enam orang yang masih dalam satu keluarga itu masuk dalam klaster pedagang pasar.

Diberitakan sebelumnya, satu pedagang Pasar Pandansari, Kecamatan Warungasem, Batang terkonfirmasi terpapar Korona. Positifnya warga berinisial NA (56) asal Desa Sidorejo, Kecamatan Warungasem tersebut setelah sebelumnya rapid tes nya reaktif dan hasil swab tes di RSUD Kraton Pekalongan dinyatakan positif.

“Dari petugas kesehatan juga sudah melakukan swab terhadap keluarga NA. Namun belum diketahui hasilnya,”Kata Ketua RT 08, Yusron, Desa Sidorejo.

Paska diputuskannya NA sebagai pasien positif Korona, status keluarga yang bersangkutan menjadi Orang Dalam Pemantauan (ODP) karena tinggal dan berinteraksi dalam satu rumah. Pihak keluarga kemudian melakukan isolasi mandiri di rumah dengan dibantu oleh warga.

“Warga sepakat gotong royong membantu keluarga NA berikan bantuan sembako selama 14 hari isolasi,” tambah Yusron.

Sebelum dinyatakan positif Korona, NA mengeluh menderita sakit sesak nafas. Ia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Siti Khotidjah Kota Pekalongan. Kemudian dirujuk ke RSUD Kraton.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, dr Mukhlasin setelah mengetahui NA positif Korona, pihaknya langsung melakukan traking kekeluarganya.

“Tracking swab hasilnya belum diketahui, tapi kita sudah mengharuskan keluarga diisolasi dan warga juga harus saling menjaga agar tidak ada yang keluar rumah dahulu,” kata Mukhlasin.

Mukhlasin menambahkan pihaknya akan segera menggelar rapid tes masal di sejumlah pasar tradisional. (Eva Abdullah)

Terkait:

 

Satu pedagang Pasar Pandansari terpapar Korona

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanSosial Budaya

Puluhan warga di Blado keracunan usai santap ikan tongkol diduga dari BPNT

keracunan

Batang, Wartadesa. – Puluhan warga dari Desa Pesantren, Selopajang Barat dan Selopajang Timur, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang harus dilarikan ke Puskesmas Blado dan Puskesmas Bandar, akibat dugaan keracuan makanan. Mereka yang dilarikan tersebut usai menyantap ikan tongkol Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Program Keluarga Harapan reguler. Rabu (17/05).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Muchlasin membenarkan kejadian keracunan yang diduga berasal dari makanan ikan tongkol BPNT.

Muspika setempat kemudian malakukan pendataan korban. Total warga yang keracunan sebanyak 22 orang yang dirawat di Puskesmas.

“Dari 22 orang korban keracunan mengalami mual dan pusing, namun setelah mendapat pengobatan dari Puskesmas kondisinya membaik dan sudah diperbolehkan pulang kerumahnya masing – masing, Sehingga tidak ada yang rawat inap,” kata Muchlasin.

Menurut Tetuko, seharusnya ikan tongkol tersebut dicuci bersih dan dimaasak matang telebih dahulu, pasalnya, ikan tongkol yang diduga menjadi penyebab keracunan massal tersebut layak konsumsi dan siap uji laboratorium.

“Ikan tongkol sebelum masak seharusnya dicuci bersih dan dimasak matang, Tapi saya sudah perintahkan ikan tongkol ditarik kembali dan kita ganti,” lanjut Muchlasin

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batang mengatakan bahwa seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh pihak supplier. “Warga korban keracunan selain pengobatan ditanggung oleh pihal suplayer, mereka juga mendapat santunan sebesar Rp300 ribu” tutur Djoko Tetuko.

Tetuko mengatakan bahwa 51 ribu KPM (keluarga penerima manfaat) BPNT di Kabupaten Batang tidak bermasalah terhadap ikan tongkol tersebut. Namun saat pembagian terakhir di Kecamatan Blado pada Rabu (17/06), setelah dimasak, mereka merasa mual dan pusing. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan PublikSosial Budaya

Sah! Pasangan difabel asal Batang-Sukabumi ini menikah

difabel menikah

Batang, Wartadesa. – Wajah sumringah terlihat saat ijab-qabul pasangan difabel yang berprofesi sebagai guru di sebuah sekolah luar biasa, Mohammad Hikmat dan Fatul Hikmah. Prosesi pernikahan di tengah pandemi ini, tentu saja dengan memperhatikan protokol kesehatan. Uniknya, Bupati Batang, Wihaji menjadi saksi pernikahan mereka.

Mohammad Hikmat merupakan mempelai putra asal Sukabumi, Jawa Barat. Sedang Fatul Hikmah, asli Batang, Jawa Tengah. Hingga tamu dari mempelai putra dibatasi hanya dari pihak keluarga, sebanyak enam orang.

Resepsi pernikahan pasangan Mohammad Hikmat dan Fatul Hikmah, Rabu (17/06)

Keenam pengiring pengantin mempelai pria telah mengantongi surat keterangan bebas Covid-19. Dalam pernikahan itu, tamu dibatasi hanya pihak keluarga mempelai yang semunya dicek suhu badannya. Tamu yang hadir wajib cuci tangan, memakai masker, dan duduk berjarak. Hiburan musik boleh tapi tetap ada batasan.

“New normal pernikahan sedang ditunggu masyarakat. Maka pernikahan Mohammad Hikmat dengan Fatul Hikmah sebagai contoh sesuai protokol kesehatan,” kata Wihaji di Rumah Makan Joglo Batang, Rabu (17/06).

Wihaji menambahkan, pekan depan pihaknya akan mengeluarkan surat edaran tentang new normal pernikahan. “Minggu depan surat edaran pernikahan di luar KUA kita terbitkan, sehingga aktivitas kemanusiaan yang menjadi sunah rasul bisa dilaksanakan dengan protokol kesehatan,” katanya.

Menurut Wihaji, Mohammad Hikmat merupakan contoh bagi para pemuda dan bisa menjadi inspirasi anak muda yang dengan segala keterbatasannya tetap bersemangat dalam mendidik anak berkebutuhan khusus. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya