close

Daerah

Berita dari rekan-rekan pewarta warga suarakomunitas.net

DaerahHukum & Kriminal

Korban Takbrak Lari Tergeletak di Jalan Lingkar Sumatera

ilustrasi tabrak lari

Simalungun, Wartadesa. – Petugas Pos Polisi Lalu Lintas Simpang Dolok Merangir Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Simalungun, Sumatera Utara, Jumat (7/7) siang menemukan seorang wanita korban tabrak lari tergeletak tak sadarkan diri di jalan lintas sumatera (jalinsum), tepatnya di Simpang Palang.

Wanita yang tidak diketahui identitasnya itu, ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri bersama satu unit sepeda motor Mega Pro BK 2639 NB.

Keterangan diperoleh Pewarta Suara Komunitas, pengendara motor mega pro tersebut datang dari arah P.Siantar menuju Tebing Tinggi. Persis di Simpang Palang, Wanita setengah baya itu berbenturan dengan pengendara sepeda motor yang datang dari arah berlawanan.

Wanita itu terlempar hingga mengakibatkan luka-luka, sedangkan sepeda motor yang satu lagi langsung tancap gas sehingga warga yang melihat peristiwa itu tidak sempat mengenalinya.

Polisi pun langsung membawa wanita tersebut ke rumah sakit terdekat, sedangkan sepeda motornya diamankan sementara di Pos Polisi Simpang Dolok Merangir. (andrew, suarakomunitas.net)

Editor : Tohap P.Simamora

Terkait

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Warga terdampak tol mulai pindah

[caption id="attachment_1331" align="aligncenter" width="768"] Warga terdampak tol di desa Bulakpelem, Sragi ini mulai membongkar rumahnya secara swadaya. (15/10) Foto : Read more

Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

[caption id="attachment_1372" align="alignnone" width="717"] Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

selengkapnya
DaerahSosial Budaya

Setahun aliran listrik terputus di dua desa

Listrik Putus

Simalungun, Wartadesa. – Sejak bulan Juli 2016 hingga bulan Juli 2017, tercatat sudah satu tahun penuh warga dua Nagori (desa), yakni Nagori Sihalpe dan Nagori Purba di Kecamatan Haranggaol Horisan Simalungun, Sumatera Utara, setiap malam hidup dalam kegelapan.

Pasalnya, aliran listrik dari PT.PLN (Persero) yang sebelumnya tersambung dari Haranggaol telah terputus akibat dilaksanakannya proyek pembukaan jalan yang dilaksanakan dalam rangka TNI Manunggal.

Saat pembukaan jalan di mulai, sejumlah tiang listrik yang sebelumnya terpasang di sekitar proyek pembukaan jalan mengalami gangguan, bahkan ada tiang listrik dari beton yang patah dan kabel terputus. Akibatnya, arus listrik menuju 2 Nagori tersebut pun terputus.

Karena sampai satu tahun tidak ada penjelasan dari pihak PT.PLN (Persero) selaku Pelaku Usaha, sejumlah warga dari kedua Nagori dan para perantaunya sempat membuat status dan ragam komentar di media sosial (Facebook). Umumnya mereka mempertanyakan, sampai kapan jaringan listrik disambungkan kembali.

“Gara-gara arus listrik tidak lagi masuk, sejumlah peralatan elektronik milik warga menjadi pajangan dan tidak bisa dipergunakan,”tulis seorang warga di media sosial.

Warga selaku Konsumen sangat berharap sekali, sambungan arus listrik ke kampung mereka secepatnya diperbaiki atau dipasang kembali. (andi, suarakomunitas.net)

Editor : Tohap P.Simamora

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya
DaerahSosial Budaya

Jalan Menuju Objek Wisata Batu Nongol Hancur

batu nongol

Serdang Bedagai, Wartadesa. – Upaya Pemerintah Daerah untuk mengembangkan pariwisata di daerahnya sepertinya masih setengah hati. Hal ini bisa terlihat dari hancurnya infrastruktur jalan untuk menuju objek wisata yang ada.

Seperti yang terpantau Pewarta Suara Komunitas di Desa Buluduri,Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, tepatnya objek wisata pemandian Batu Nongol baru-baru.

Hanya berjarak 18 KM dari kota Tebing Tinggi, objek wisata Batu Nongol setiap hari Minggu dan hari-hari libur besar cukup ramai dikunjungi warga hanya untuk mandi-mandi di aliran sungai Sipispis tersebut.

“Ada sekitar 1,3 Km yang kondisi jalannya rusak berat dan parah, harusnya Pemkab.Serdang Bedagai segera untuk memperbaikinya,”sebut Jonni Purba, warga Desa Buluduri.

Jangankan pengunjung yang datang, kami saja warga Buluduri sudah berkali-kali menyampaikan keluhan atas kerusakan jalan ini, katanya seraya tetap berharap Pemkab.Sergai secepatnya turun tangan memperbaiki jalan arteri tersebut.(reza, suarakomunitas.net)

Editor : Tohap P.Simamora

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya
DaerahSosial Budaya

LKI Sumut Pertanyakan Bahan Kue Bika Ambon

H_Abu Bakar Siddik

Medan, Wartadesa.  – Kue Bika Ambon yang menjadi oleh-oleh khas Medan semakin diminati masyarakat Indonesia, terutama Sumut.

Namun bahan pelengkap pembuatan kue ini diperlukan penelitian dan pengamatan yang cermat Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya masyarakat yang beragama Islam. Karena salah satu bahan kue bika Ambon harus memakai nira yang jika tidak dipakai dalam hitungan hari bisa berubah menjadi tuak.

“Tuak itu bagi umat Islam tidak diperbolehkan dikonsumsi, apalagi diminum,” kata Ketua Lembaga Konsumen Indonesia (LKI) Sumut, H.Abu Bakar Siddik,  baru-baru ini.

Masalah nira ini pernah jadi pro dan kontra. Begitu juga dengan label halal yang diberikan pengusaha kue bika Ambon. Seharusnya MUI Kota Medan melakukan pengujian lebih dulu terhadap bika Ambon, setelah itu baru diberi Label Halal.

Saat disinggung kenapa pihak LKI Sumut tidak melakukan penelitian tentang dipakainya nira untuk pembuatan Bika Ambon, Abu Bakar Siddik menyebutkan, tidak pernah. Karena hingga kini tidak ada pengaduan konsumen ke LKI Sumut.

“Tidak mungkin kita bergerak, jika tidak ada pengaduan. LKI Sumut bukan mencari masalah,” katanya.

Menurutnya, nira hanya bisa dipakai dalam satu hari. Jika lebih akan terjadi pregmentasi dan menjadi tuak.(lubis/suarakomunitas.net)

Editor : Tohap P. Simamora

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya
DaerahPolitik

Rakyat Berharap Pimpinan Sumut Tidak Masuk Bui Lagi

Kusbianto, SH, MHum

Medan, Wartadesa. – Masyarakat Sumut tidak ingin pimpinannya masuk bui lagi setelah H.Syamsul Arifin dan H.Gatot Pujo Nugroho tersandung hukum (Korupsi). Sehingga mengakibatkan ekonomi Sumut terpuruk.

“Kita harapkan pimpinan Sumut tahun 2018 mendatang benar figur yang sudah berbuat dan memiliki prestasi di bidang ekonomi, olahraga maupun lainnya,” kata Rektor Universitas Dharmawangsa Medan, H.Kusbianto, baru-baru ini.

Kusbianto, mantan Direktur LBH Medan ini mengakui, saat ini belum nampak ada perubahan terhadap pembangunan di Sumut. Terlebih mampu mendorong masyarakat kurang mampu menjadi lebih sejahtera.Karena tindakan untuk melakukan berbagai terobosan dinilai kurang berani.

“Gebrakan Gubernur Sumut saat ini untuk menjadikan Sumut lebih baik belum tampak sama sekali. Seharusnya gubernur dapat menyakini masyarakat melakukan perubahan dan kemudahan,” katanya.

Tentang wacana adanya kalangan ulama untuk memimpin Sumut, menurut Kusbianto itu sah adanya. Karena ulama juga memiliki kekuatan yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Bahkan tidak tertutup kemungkinan bisa muncul sebagai pemenang dalam Pilkada Sumut 2018 mendatang.

“Yah, jangan anggap enteng setiap Balon yang muncul. Karena masing-masing figur memiliki kekuatan meraih kemenangan,” ucapnya. (lubis/suarakomunitas.net).

Editor : Tohap P.Simamora

Terkait
Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

Tegalsuruh targetkan miliki mobil siaga

Pemdes Tegalsuruh Sragi akan mewujudkan mobil siaga bagi warga sesanya, demikian disampaikan Tarochi (18/10). Foto: Eva Read more

Kapt. Inf. Suhardi: Jangan mau diprovokasi hal yang dapat memecah belah NKRI

Wonopringgo, Wartadesa. - Presiden Jokowi berharap agar rakyat Indonesia bersatu-padu dan waspada terhadap dissenting opinion (pendapat yang berbeda-red.)  yang mengancam Read more

Rumah Keluarga Indonesia diluncurkan

Kajen, Wartadesa. - Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kabupaten Pekalongan menyelenggaran acara peluncuran Rumah Keluarga Indonesia (RKI). “Keluarga Read more

selengkapnya
DaerahPolitik

Berebut Kapal di Pilgub Sumut 2018

H_T_Erry Nuradi,

Medan, Wartadesa. – Sejumlah sosok bisa jadi tidak akan dapat kapal tumpangan (baca : Partai) karena sudah diisi figur yang diyakini dapat memenangkan pertarungan menjadi orang nomor satu di Sumut.

Salah satu Bakal Calon (Balon) yang mulai dilirik T.Erry Nuradi disebut-sebut akan maju pada Pilgubsu tahun 2018 mendatang. Mantan Bupati Sergai ini bakal diusung Partai Demokrat, setelah mendapat dukungan awal dari DPP PKP Indonesia. Bahkan PKB Sumut dan DPW PPP Sumut juga akan mendukung hal serupa. Keempat partai ini memiliki 23 kursi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, peluang Gubsu T Erry Nurady untuk kembali menjadi Gubsu 2018-2023 pada pilkada Provsu semakin mantap, karena mendapat dukungan dari Partai Demokrat dan PKPI, PPP dan PKB.

Sementara itu menurut informasi yang berkembang, DPP Partai Golkar juga mulai melirik mantan Bupati Sergai tersebut, guna dipasangkan dengan Ketua DPD Partai Golar Sumut, H Ngogesa Sitepu yang kini menjabat Bupati Langkat

Dukungan Partai Demokrat kepada T Erry ketika ditanya kepada Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumut, Mustofawiyah Sitompul usai Rapat Paripurna DPRD Sumut, Selasa (4/7), tidak mengiayakan dan tidak pula membantahnya.“Semua itu tergantung kepada induk partai di Jakarta,” tandasnya.

Diperoleh keterangan, masyarakat Sumut sudah mendapat informasi tentang bertemunya pengurus DPP Demokrat dengan T.Erry Nuradi, termasuk dengan Ketua Umum PD SBY di Jakarta belum lama ini.

Menurutnya, jika pun nanti Partai Demokrat mendukung T Erry dalam pencalonan Gubsu, tentu itu sudah diperhitungkan para petinggi partai di Jakarta. “Kita lihat saja nanti,” katanya.

Mustofawiyah belum mengetahui adanya dukungan partai lain, kecuali PKPI yang sudah melakukan dukungan secara resmi. Suhu dan dinamika politk di Sumut terkait Pilkada Gubsu, semakin hari semakin tinggi.(lubis/suarakomunitas.net)

Editor : Tohap P.Simamora

Terkait
Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

Tegalsuruh targetkan miliki mobil siaga

Pemdes Tegalsuruh Sragi akan mewujudkan mobil siaga bagi warga sesanya, demikian disampaikan Tarochi (18/10). Foto: Eva Read more

Kapt. Inf. Suhardi: Jangan mau diprovokasi hal yang dapat memecah belah NKRI

Wonopringgo, Wartadesa. - Presiden Jokowi berharap agar rakyat Indonesia bersatu-padu dan waspada terhadap dissenting opinion (pendapat yang berbeda-red.)  yang mengancam Read more

Rumah Keluarga Indonesia diluncurkan

Kajen, Wartadesa. - Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kabupaten Pekalongan menyelenggaran acara peluncuran Rumah Keluarga Indonesia (RKI). “Keluarga Read more

selengkapnya
Daerah

Warung kopi ini sediakan kamar maksiat

warkop mesum

Simalungun, Wartadesa. – Dengan modus membuka Warung Kopi (Warkop) di rumah, AG alias B (55), warga Lorong 2 Kelurahan Aman Sari Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun Sumatera Utara, juga menyediakan kamar-kamar kosong bagi pria hidung belang. Selasa (4/7).

Informasi diperoleh dari warga sekitar Warkop AG, hampir setiap hari warkop tersebut ramai dikunjungi para pria bersama selingkuhan/pasangannya perempuan. Sebelum mereka “ngamar”, biasanya terlebih dahulu memesan minuman.

“Praktek prostitusi terselubung ini sudah lama berlangsung, namun tidak pernah ditertibkan aparat Kelurahan maupun Kepolisian,”sebut warga yang tak bersedia disebut namanya.

Walaupun sudah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, hingga saat ini tak seorangpun warga yang berani melaporkannya ke aparat terkait, terlebih lagi oknum pengelola Warkop AG alias B cukup dikenal sebagai Mantan Preman di wilayah tersebut.

“Melalui Suara komunitas ini, kami berharap aparat pemerintah (Ibu Lurah Aman Sari) dan Polsek Dolok Batu Nanggar segera menertibkan warkop yang menyediakan Kamar Maksiat tersebut,”ungkapnya. (tata, suarakomunitas.)

Editor : Tohap P.Simamora

Terkait
Tertabrak minibus Avanza, tukang es kelapa muda meninggal

Simalungun, Wartadesa. - Duka menyelimuti keluarga Poniman (70) warga Simalungun, Sumatera Utara. Laki-laki yang berprofesi sebagai pedagang Es Kelapa ini Read more

Berebut Kapal di Pilgub Sumut 2018

Medan, Wartadesa. - Sejumlah sosok bisa jadi tidak akan dapat kapal tumpangan (baca : Partai) karena sudah diisi figur yang Read more

Rakyat Berharap Pimpinan Sumut Tidak Masuk Bui Lagi

Medan, Wartadesa. - Masyarakat Sumut tidak ingin pimpinannya masuk bui lagi setelah H.Syamsul Arifin dan H.Gatot Pujo Nugroho tersandung hukum Read more

LKI Sumut Pertanyakan Bahan Kue Bika Ambon

Medan, Wartadesa.  - Kue Bika Ambon yang menjadi oleh-oleh khas Medan semakin diminati masyarakat Indonesia, terutama Sumut. Namun bahan pelengkap Read more

selengkapnya
DaerahNasionalSosial Budaya

Tertabrak minibus Avanza, tukang es kelapa muda meninggal

tukang kelapa muda tertabrak mobil

Simalungun, Wartadesa. – Duka menyelimuti keluarga Poniman (70) warga Simalungun, Sumatera Utara. Laki-laki yang berprofesi sebagai pedagang Es Kelapa ini akhirnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSU Vita Insani Pematang Siatar, Sabtu (1/7) pagi.

Poniman menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Nagori Senio Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun saat mengkayuh becak barangnya yang bermuatan kelapa muda yang akan dijualnya.

Informasi diperoleh, kejadian laka lantas terjadi akibat pengemudi minibus Avanza BK 1054 RM tidak mampu mengendalikan stir mobilnya sehingga menyenggol becak yang dikemudikan Poniman.

Akibatnya becak pun rusak dan korban mengalami luka-luka. Awalnya korban Poniman dibawa ke Puskesmas terdekat, namun karena kondisinya kritis Poniman pun di rujuk ke RS Vita Insani sebelum meninggal dunia. (ale/andrew/suarakomunitas)

Editor : Tohap P. Simamora

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

selengkapnya