close
Layanan Publik

Data bansos bermasalah? Ketua Kadin Kota Pekalongan dapat BLT

ketua kadin

Pekalongan Kota, Wartadesa. – Data penerima bantuan sosial di Kota Pekalongan masih saja bermasalah. Pasalnya Ketua Kadin Kota Pekalongan yang juga pengusaha tekstile, Nanggola Madji masuk dalam data penerima bantuan sosial Rp 600 ribu di Kantor Pos.

Selain itu, ia juga tercatat sebagai penerima bantuan sosial dari Provinsi Jawa Tengah dalam bentuk sembako e-warung Rp 200 ribu selama sembilan bulan kedepan.

“Saya sangat kaget tiba- tiba menerima undangan pengambilan uang bansos Rp 600 ribu dan kantor pos. Bahkan saya dapat dobel yaitu dari porpinsi sebesar Rp 200 ribu kali 9 bulan,” kata Nanggolo Madji, Jum’at  (22/05).

Pengusaha yang sekaligus Ketua Kadin Kota Pekalongan, Nanggola Madji mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut ke RT dan RW setempat.  “Saya sudah melaporkan kejadian ini, dan juga tidak akan mengambil dana yang diperuntukan bagi warga miskin. Kami meminta agar dana tersebut bisa dialihkan ke warga lain yang membutuhan atau kurang mampu,” jelasnya .

Selain itu, beberapa orang kaya termasu PNS masih ada saja yang masuk dalam data penerima bantuan sosial di wilayah tersebut. Nangola Madji yang tinggal komplek perumahan mewah ini tak tahu kapan pendataan dilakukan sehingga bisa salah sasaran seperti ini. “Kami harapkan agar pemerintah benar- benar bisa menyaring data sehingga tidak salah sasaran,” jelasnya.

Walikota Pekalongan, Saelany Mahfudz, menyebutkan, data memang masih banyak yang salah dan ganda atau dobel penerima. “Kami akui data banyak yang salah, semua data dari pusat sehingga kami harus menyaring lagi. Untuk yang salah sasaran yaitu orang mampu mendapat dana, kami minta untuk legowo dan bisa dialihkan ke yang lain ,” kata Saelany.

Sementara itu, pembagian dana BLT atau bansos hingga kini maish terus dilakukan ke ribuan warga di kota pekalongan. Penyaluran dari kantor pos juga melalui sejumlah bank. Warga tetap berkerumun di sejumlah lokasi penyaluran tersebut. Meski sudah ada peringatan agar jaga jarak dan pakai masker, banyak yang tanpa mengindahkan protokol Covid-19. (Sumber: Puskapik/Suryono)

Terkait
Besok buruh konveksi di wilayah ini libur

Kedungwuni, Wartadesa. - Selasa (21/11) besok, buruh konveksi di wilayah Pandanarum, Wuled, Ngalian Tirto, Karangjati Wiradesa, Tangkiltengah, Tangkilkulon Kedungwuni libur, Read more

Warga: Kalau bikin SIM Jangan dipersulit

Kajen, Wartadesa. - Surat Ijin Mengemudi (SIM) bagi warga Kota Santri sudah menjadi barang penting. Mereka menganggap bahwa surat-surat kendaraan, Read more

Meski UMR Kota Santri Naik, namun belum penuhi KHL

Kedungwuni, Wartadesa. - Naiknya Upah Minumum Regional (UMR) Kota Santri dari sebelumnya Rp. 1.583.697 menjadi Rp. 1.721.637 atau naik sebesar Read more

Wisatawan keluhkan sampah di Pantai Widuri

Pemalang, Wartadesa. - Kondisi Pantai Widuri di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah yang penuh dengan sampah dan kotoran manusia dikeluhkan oleh Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : bltketua kadin pekalogan