close
hari santri

Kedungwuni, Wartadesa. – DPRD Kabupaten Pekalongan mewacanakan pembentkukan Perda Pondok Pesantren, demikian disampaikan oleh Hindun, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan dalam apel peringatan Hari Santri Nasional di Stadion Widya Manggala Krida, Selasa (22/10).

Menurut Hindun, pembentukan Perda Pesantren tersebut mengingat Kota Santri memiliki ratusan pondok pesantren. “Kita punya 105 pondok pesantren di Kabupaten Pekalongan, dengan turunnya UU Pesantren kita akan terus mengawal agar pesantren mendapatkan hak-haknya sebagai lembaga pendidikan yang diakui negara,” ujarnya.

Menurut Hindun hak-hak pesantren yang ada di Pekalongan, musti dilindungi.  “kita akan buat perda pesantren, karena banyaknya ponpes yang perlu dilindungi, sehingga pemkab akan dapat memberikan fasilitas dan pemberdayaan, harapanya pesantren akan setara dengan pendidikan negri dan pendidikan lainnya” lanjutnya.

Diketahui, puncak peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Pekalongan dipusatkan di Stadion Widya Manggala Krida dengan menggelar apel yang dihadiri oleh ribuan santri. (Eva Abdullah)

Terkait
Waspada! Banjir dan rob saat musim penghujan

Pekalongan, WartaDesa. - Perkiraan musim penghujan yang jatuh pada pertengahan bulan ini membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan Read more

Jaringan pengedar sabu di Kota Pekalongan dibekuk

Kota, Wartadesa. - Personel Satua Narkoba Polres Pekalongan Kota Polda Jateng meringkus pengedar sabu-sabu di dua lokasi, yakni di Jl. Read more

Forum PAC PPP Kab Pekalongan akan kawal aspirasi dukungan dari bawah

Kab Pekalongan, Wartadesa. - Bertempat disalah satu rumah makan di Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah, Forum PAC (Pimpinan Anak Read more

Balqis-Machrus resmi maju dalam Pilkada Kota Pekalongan

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Diusung oleh enam partai, yakni Golkar, PKB, PKS, PAN, Gerindra dan Nasdem, pasangan Balgis Diab dan Read more

Tags : Hari SantriPekalonganperda pesantren