Buaran, Wartadesa. – Dina Oktaviana (20), mahasiswa Jurusan Psikologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Malang yang meninggal akibat tertimbun rumah kos yang terkena longsoran tebing akhirnya dimakamkan di pemakaman Desa Coprayan Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan, pukul 10.00 WIB pagi ini, Senin (13/11).
Sebelumnya, jenazah tiba di rumah duka Perum Puri Selatan 2C No 15 Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan, pukul 06.00 WIB. Dina merupakan anak tunggal dari Herni Zakia, guru olahraga SD Kebonsari 02 Kecamatan Karangdadap Kabupaten Pekalongan.
Baca: Pesan Terakhir Sebelum Dina Oktaviana Meninggal Ini Bikin Merinding
Rumah Kos Di Malang Kena Logsor, Mahasiswa Asal Pekalongan Tewas
“Jenazah tiba di rumah duka tadi pagi pukul 06.00 WIB, sekarang sudah dimakamkan di pemakaman Desa Coprayan, Buaran pukul 10.00 WIB,” tutur Duta Romansa, guru SD Negeri Jrebengkembang Karangdadap, yang merupakan rekan kerja ibu korban.
Kepergian Dina meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya, terlebih, Dina merupakan putri tunggal.
Di mata Frita, sahabat kuliah Dina, dia dikenal sebagai sosok teman yang menyenangkan. “Sosoknya ya ceria, baik,” katanya.
Sejak memiliki masalah sebulan terakhir, Dina ingin mempunyai suasana baru. Karenanya dia pindah dari rumah kosnya di seputaran Kendalsari ke Perum Joyogrand Inside itu. Dina baru pindah pekan kemarin ke rumah milik Paulina itu. Hingga akhirnya Dina terkena musibah. (Eva Abdullah)










