close
dina oktaviana

Kedungwuni, Wartadesa. – Dina Oktaviana (20) mahasiswi Unibraw Malang yang meninggal akibat tertimpa reruntuhan tempat kosnya yang tertimpa longsor kemarin, ternyata meninggalkan  pesan yang bikin (membuat) merinding.

Dina Oktaviana yang asli warga Perum Puri Selatan 2C No 15 Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah ini sebelum peristiwa yang merenggut nyawanya, sempat bercerita kepada Frita Alif (20) teman akrabnya bahwa dia memiliki masalah  dan ingin meninggal dunia saja.

Baca:  Rumah Kos Di Malang Kena Logsor, Mahasiswa Asal Pekalongan Tewas

“Dia bilang ‘aku mau mati saja’. Terakhir bilang begitu juga kemarin di chat (perbincangan) via line ke saya,” ujar Frita  di Kamar Mayat RS Saiful Anwar, kepada Surya Malang.

Namun Frita tak mengetahui masalah apa yang menimpa korban sehingga dia ingin mati saja. “Saya tidak tahu masalahnya apa. Dia belum cerita,” imbuhnya.

Menurut Frita, ketika peristiwa itu terjadi sahabatnya itu sedang tidur. Sebelumnya, beberapa orang di rumah itu mendengar suara retakan tanah. “Dina sempat dibangunin, katanya bangun terus mau lari tetapi longsoran datang, nggak nutut (tidak cukup waktu untuk) lari,” ujarnya.

Di mata Frita, Dina merupakan sosok teman yang menyenangkan. “Sosoknya ya ceria, baik,” katanya.
Sejak memiliki masalah sebulan terakhir, Dina ingin mempunyai suasana baru. Karenanya dia pindah dari rumah kosnya di seputaran Kendalsari ke Perum Joyogrand Inside itu. Dina baru pindah pekan kemarin ke rumah milik Paulina itu.

Dina Oktaviani adalah anak tunggal dari seorang ibu yang bekerja sebagai seorang guru. Lulusan SMA N 03 Pekalongan ini, jenazahnya akan segera dikirimkan ke lokasi duka di Kedungwuni. Wakil Dekan 3 FISIP Ahmad Muafiq mengatakan semua biaya rumah sakit dan pemulangan jenazah ditanggung pihak perumahan. “Semuanya ditanggung pihak perumahan,” ujar Muafiq.

Seperti diberitakan Wartadesa sebelumnya, longsor di Malang Jawa Timur di Jalan Suko Agung Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, membawa duka bagi keluarga  Dina Oktaviani (20), mahasiswa Jurusan Psikologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya yang tewas dalam kejadian tersebut. Mahasiswa asal Pekalongan ini meninggal tertimpa runtuhan bangunan kos, sedang rekannya  Paulina (20), mahasiswa Jurusan Satra Perancis Fakultas Ilmu Budaya  mengalami luka ringan. Ahad (12/11). (Eva Abdullah, WD, Surya Malang. Foto: Achmad Ichwan)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : dina oktavianimahasiswa tewas kena longsor di malang