close
banjir pekalongan

Pekalongan Kota, Wartadesa. – Buruknya saluran drainase di Kota Pekalongan mengakibatkan genangan air ada dimana-mana, akibat hujan deras dan banjir yang merendam sebagian wilayah Kota Batik semalam. Hingga pagi ini, genangan air masih merendam wilayah pertigaan SMPN 2 Kota Pekalongan, hingga menyebabkan kemacetan.

“Genangan ada dimana-mana akibat hujan deras dan banjir semalam… Dipertigaan SMP2, lampu merah menyebabkan kemacetan kendaraan… Saluran air yang semestinya berfungsi tapi apa daya… drainase jelek menyebabkan air tersumbat,” tutur salah seorang warga Pasir Kramat Kraton, Imam Nur Huda.

Banjir merendam sebagian wilayah Kota Pekalongan, sejak Senin (20/01) malam akibat hujan lebih dari tiga jam. Banjir terparah terjadi di wilayah Kecamatan Pekalongan Utara. “Ketinggian air bervariatif, mulai dari 15 sampai 50 centimeter. Beberapa titik jalan utama Kota Pekalongan juga terendam,” kata Relawan PMI Kota Pekalongan, Yudha Wijaya.

Yudha mengamini pendapat warga bahwa banjir disebabkan oleh buruknya drainase, “banjir juga disebabkam drainase yang kurang baik sehingga air tidak mengalir saat terjadi hujan deras.” Lanjut Yudha.

Ratusan rumah di Pekalongan Utara terendam banjir, bahkan RSUD Kraton, mulai dari halaman parkir hingga ruang jenazah dan dua ruang perawatan, yakni ruang Mawar dan Wijaya Kusuma ikut terendam. Sejumlah petugas terlihat mengevakuasi pasien, semalam. (Eva Abdullah)

Tags : banjir pekalongandrainase buruk