Pemalang, Wartadesa. – Warga Rt. 01/Rw 01 Desa Kalimas Kecamatan Randudongkal Pemalang dibuat geger oleh teriakan Samiah yang melihat anaknya kandungnya, Wahyudi (35) yang baru pulang dari Jakarta dua pekan, tewas menggantung diri.
Teriakan Samiah, saat sahur, Jum’at (2/6) dini hari membuat Samsudin (52) tetangga Samiah menghampiri sumber teriakan.
“Saya sedang persiapan makan sahur saat mendengar suara perempuan minta tolong. Saya keluar rumah dan mengajak tetangga, Nurul iman, untuk mendatangi sumber suara dan ketika kami masuk kerumah Samiah kami mendapati korban bunuh diri, Wahyudi (35) anak kandung Samiah,” tutur Samsudin.
Korban baru pulang dari Jakarta 2 minggu yang lalu, lanjut Samsudin.
Setelah dilokasi, Samsudin mendapati korban bunuh diri dengan menggunakan kain yang terikat ke usuk atap rumah dan tali bagian bawah mengikat lehernya dengan ketinggian 2,5 meter dari tanah.
Kapolsek Randudongkal, AKP I Ketut Mara membenarkan kejadian tersebut. Korban murni bunuh diri karena tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban. Kemungkinan korban sudah meninggal dua jam dari waktu pemeriksaan.
“Dari hasil pemeriksaan anggota bersama dokter Puskesmas Randudongkal II Kalimas tidak di temukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban. Kemungkinan korban sudah meninggal dua jam dari waktu di pemeriksaan.” Ujar Kapolsek.
Saat ditanya penyebab bunuh diri, ibu korban, Samiah mengatakan bahwa anaknya sudah dua minggu yang lalu pulang dari Jakarta. Anaknya mengeluh kepadanya, katanya sedang bertengkar dengan istrinya yang ada di Jakarta dan orang tua istrinya ikut campur.
“Saya tidak mengira akan berakhir dengan seperti ini, ” kata Samiah sedih.
Atas kejadian tersebut pihak keluarga tidak mempermasalahkan kejadian tersebut dan dengan disaksikan Kades Kalimas, Patoni keluarga menerima dan menganggap sebagai musibah. (WD, Humas Polres Pemalang)










