Batang, Wartadesa. – 14 grub musik bambu mengikuti gelaran acara Festival Musik Bambu Nusantara yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang NU Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Sabtu-Ahad (23-24/06) di Jalan Veteran Batang. Festival ini degelar dalam rangka menyemarakkan Konferensi Cabang ke-17 pada 14 hingga 15 Juli Mendatang.
Ketua Panitia, Ahmad Munir Malik mengungkapkan bahwa Festival Musik Bambu Nusantara merupakan bentuk penghargaan seni tradisi asli nusantara. “Semangat Islam Nusantara terletak pada penghargaan kepada perbedaan dan penghormatan terhadap tradisi masyarakat yang tidak bertentangan dengan syariat,” ujarnya.
Dalam festival tersebut, lagu wajib yang dibawakan peserta adalah Ya Lal Wathan, “lagu wajib yang harus dibawakan oleh peserta yaitu Ya Lal Wathan yang berisikan semangat cinta Tanah Air,” tambah Malik.
Bupati Batang, Wihaji yang membuka acara mengungkapkan rasa terima kasihnya. Ia juga berharap, selain untuk menghibur masyarakat Batang, acara ini bisa mendukung program Heaven of Asia.
“Festival ini tentu saja sangat sejalan dengan visi Pemkab Batang yaitu Batang Heaven Of Asia atau Visit Batang 2022 karena kesenian merupakan khazanah kebudayaan yang sangat menunjang industri pariwisata,” ujar Wihaji.
Menurut Wihaji, event tersebut akan dijadikan acara tahunan tradisi syawalan. “Acara ini sangat bagus sekali, kami ingin acara ini menjadi event tahunan setelah syawalan,” ujarnya.
Dalam festival tersebut, juara satu diraih oleh grub Al-Muhajirin dari SMAN 1 Wonotunggal, juara dua oleh grub Laras Hati Lokojoyo Banyuptih dan juara tiga dari grub An-Nur MTs Nurussalam Tersono. (Eva Abdullah)










