close
Hukum & Kriminal

Geger! Ditemukan mayat bayi di Watukumpul

mayat bayi watukumpul
  • Warga Lambur Kandangserang-Pekalongan jadi saksi

Pemalang, Wartadesa. – Warga Watukumpul Kabupaten Pemalang digegerkan oleh penemuan mayat bayi berjenis kelamin perempuan seberat 2,6 kg dan panjang tubuh 50 cm, Ahad (12/3) pukul 08.00 wib.

Mayat bayi tersebut ditemukan warga di bawah jembatan sungai keruh, wilayah Dusun Pesahangan Rt. 06/02 Desa Medayu Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang.

Kondisi mayat bayi saat ditemukan sungguh mengenaskan. Leher bayi terlilit sarung bantal warna hijau, tali pusat (plasenta) tidak ada. Ujung tali plasenta dipotong menggunakan benda tumpul.

AKP Sulamto, Kapolsek Watukumpul menjelaskan kronologi penemuan mayat bayi tersebut. “Saksi, Dolah (52) dan Sarinah (50) keduanya warga Luragung Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan, sedang mencari rumput di bawah jembatan sungai keruh, kemudian saksi melihat tas ransel warna hitam hijau tergeletak dirumput yang tertopang pipa saluran air dengan posisi tas menghadap ke barat dengan tali tas menghadap ke timur,” ujarnya.

AKP Sulamto menambahkan, ”Dolah dan Sarinah kemudian mencari anak sekolah  karena saksi mengira itu tas milik anak sekolah yang jatuh. Akhirnya saksi menemukan anak sekolah dan menanyakan apakah itu tas miliknya, karena itu bukan tas miliknya akhirnya saksi meminta tolong kepada anak tersebut untuk membuka tas ransel tersebut, pada saat tas dibuka saksi kaget ternyata didalam tas tersebut berisi bayi. Karena merasa takut saksi memanggil teman-temannya.”

Setelah diketahui ternyata mayat bayi, akhirnya saksi melaporkan kepada Kepala Desa Medayu untuk diteruskan kepada Polsek Watukumpul.

Kasubaghumas Polres Pemalang, AKP Lies menambahkan, “Pihak Kepolisian telah melakukan  langkah – langkah yang telah diambil oleh anggota identifikasi Polres Pemalang dan  Polsek Watukumpul. Melaksanakan cek TKP, mengamankan dan identifikasi korban bersama petugas medis dari Puskesmas Watukumpul, mencatat saksi-saksi telah membuat Laporan guna disajikan kepada pimpinan dan telah berkoordinasi dengan tim DVI Polda Jateng,” jelas AKP Lies. (tribratanewspemalang)

Terkait

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Warga terdampak tol mulai pindah

[caption id="attachment_1331" align="aligncenter" width="768"] Warga terdampak tol di desa Bulakpelem, Sragi ini mulai membongkar rumahnya secara swadaya. (15/10) Foto : Read more

Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

[caption id="attachment_1372" align="alignnone" width="717"] Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : mayat bayi