close
Sosial Budaya

Cerita bocah kembar lumpuh ‘Karangjati’ mencari kesembuhan

sikembar lumpuh

Wiradesa, Wartadesa. – Selepas Wartadesa mengabarkan berita si kembar Risa dan Rifa, bocah kembar asal Desa Karangjati Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan yang menderita kelumpuhan, sore ini, Senin (13/3) kami mendapat informasi tambahan dari beberapa pihak yang sedari awal membantu pengobatan Risa dan Rifa agar bisa berjalan kembali.

Mujahidin, Perangkat Desa Wuled Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan yang mewakili keluarga besar Bani Thoyib Wuled menceritakan pengobatan yang sudah dilakukan sejak awal.

[button type=”3d” color=”” target=”” link=”https://www.wartadesa.net/senyum-bocah-kembar-lumpuh-asal-karangjati-saat-terima-kursi-roda/”]Baca: Senyum Bocah Kembar Lumpuh Asal Karangjati Saat Terima Kursi Roda[/button]

Mujahidin mulai menceritakan kisah pengobatan Risa Arifianti dan Rifa Arifana (7) kepada Wartadesa. Sejak Februari lalu, bocah kembar Risa dan Rifa sudah menjalani pengobatan alternatif melalui pijat refleksi. “Sudah dua bulan ini Risa dan Rifa menjalani pijat alternatif, tiap satu minggu sekali kami mengantar untuk pijat,” ujarnya.

Saat silaturahmi keluarga besar Bani Thoyib di Wuled pada Iedul Fitri lalu, keluarga besar telah bersepakat untuk membelikan kursi roda. Mujahidin melanjutkan, “namun setelah dipesankan, uwa Saropah meminta agar jangan dipesankan dulu, karena menunggu dari dinas terkait yang akan memberikan kursi roda,” tuturnya.

“Beberapa bulan ditunggu, belum juga ada tindak lanjut atau realisasi dari dinas terkait. Akhirnya saya meminta bantuan kepada yang menangani bantuan serupa di Kecamatan Tirto untuk menanyakan kepada Koordinator Kecamatan Wiradesa, apakah si kembar sudah terdaftar dalam bantuan sosial tersebut. Dan dijawab oleh Koordinator Kecamatan Wiradesa, sudah tercatat di Kecamatan Wiradesa,” lanjut Mujahidin.

Alhamdulillah, Mujahidin melanjutkan, bantuan kursi roda tersebut diserahkan bersamaan dengan kunjungan Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hindun bersama anggota DPR RI, Bisri Romli.

“Untuk pijat alternatif, hingga saat ini masih tetap berjalan. Dan Alhamdulillah sudah ada perkembangan,” pungkas Mujahidin. (Bono)

 

Terkait

[caption id="attachment_1619" align="alignnone" width="960"] Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

Gogoh iwak ramaikan bukaan Gembiro

Gogoh iwak. perserta lomba gogoh iwak kesulitan menangkap ikan dengan tangan, hal ini menambah keramaian acara Read more

Warga Kesesi tunggu kali asat

Warga sekitar jembatan Jagung memanfaatkan peristiwa dibukanya bendung Gembiro untuk mencari ikan (1/11). Foto: Eva Abdullah Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : bocah kembar lumpuhsi kembar Risa dan Rifa