close
Sosial Budaya

H+4 di Perbatasan Simalungun-Sergai, ratusan kendaraan putar balik

simalungun

Simalungun, Wartadesa. – KEPOLISIAN Resort Simalungun telah menghentikan dan menyarankan ratusan kendaraan yang akan memasuki wilayah Kabupaten Simalungun untuk memutar balik kembali ke wilayah asal masing masing di perbatasan Kabupaten Simalungun -Serdang Bedagai tepatnya di Pos Pam-Check Point Simpang Dolok Merangir Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun, Kamis (28/5/2020)

“Hari ini ada 150 kendaraan yang akan melaksanakan kegiatan mudik pada lebaran tahun ini akan memasuki wilayah hukum Polres Simalungun. Kita hentikan kemudian kita minta agar kembali ke wilayah masing-masing. Sebut Kasat Lantas IPTU Jodi Indrawan SIK.

Hal yang sama disebutkan Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK, “Hingga saat ini sudah ada 150 kendaraan pemudik yang kita putar balik ke wilayahnya masing-masing. Tidak menutup kemungkinan jumlah ini akan bertambah. Tergantung dari kedisiplinan masyarakat,” ujarnya saat meninjau Pos Pam Lebaran Cek Point Simpang Dolok Merangir

“Pemudik yang hendak masuk ke Simalungun saat Pandemi Corona harus dilengkapi dengan surat sehat. Setiap pemudik yang akan masuk wilayah Simalungun akan dicek kondisi kesehatannya. Juga Kita lakukan pemeriksaan terhadap mobil angkutan barang. Kita periksa mereka membawa/muatan apa serta hendak dan dari mana.

“Bagi masyarakat dari wilayah lain yang ingin memasuki wilayah Simalungun harus memenuhi beberapa syarat. Diantaranya surat yang menyatakan Rapid Test negatif serta surat perjalanan bepergian yang jelas. Bila sudah tiba di Pos Check Point perbatasan masyarakat akan diperiksa dengan cek suhu tubuh serta kendaraan yang digunakan disemprot cairan disinfektan,” ujarnya.

“Para personel yang bertugas di Pos Check Point dilengkapi dengan APD, masker, Face Shield dan semprotan disinfektan untuk menunjang pelaksanaan pemeriksaan masyarakat yang di bantu personel TNI, Pemerintah setempat dan tenaga kesehatan untuk memastikan wilayah Sumut aman dari persebaran virus Corona,” jelasnya. (wd-bay/rel)

Tags : simalungun