close
BencanaSosial Budaya

Hati-hati! Ruas jalan Linggo Asri retak dan tanah amblas

tanah retak

Kajen, Wartadesa. – Mohon berhati-hati bagi para pengguna jalan dari arah Paninggaran-Kajen, Kabupaten Pekalongan, maupun sebaliknya. Di sekitar Obyek Wisata Linggoasri terdapat retakan tanah amblas kurang lebih sepanjang 200 meter, dari mulai pintu masuk wahana outbond Linggo Asri hingga bawah pintu masuk villa. Senin (02/03).

Pantauan Warta Desa dilapangan, titik retakan terparah di depan pintu masuk villa dengan lebar retakan sekitar 20 cm dan badan jalan menjadi miring. Kondisi saat ini yang turun hujan cukup tinggi, dimungkinkan retakan tanah amblas tersebut bertambah.

Warga sekitar saat ini sedang bergotong-royong menutup retakan tanah dengan menggunakan ranting dedadunan sebagai tanda bagi para pengguna jalan. Amblasnya jalan ini adalah untuk yang kesekian kalinya mengingat beberapa tahun lalu jalan ini juga sempat amblas parah dan sudah diperbaiki.

Tanah Bergerak di Paninggaran

Hujan deras di wilayah Paninggaran, Kabupaten Pekalongan menyebabkan puluhan rumah warga di Dukuh Binangun Desa Werdi Kecamatan Paninggaran, Ahad (01/03) rusak akibat tanah yang ditinggali bergerak hingga retak sekitar 30 centimeter.

Perangkat Desa Werdi Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, Edy mengatakan bahwa 17 rumah warga rusak akibat kejadian tersebut. “Saat ini terdapat 17 bangunan rumah mililk warga yang rusak mengalami keretakan di bagian dinding, lantai dan pondasi bangunan, ” katanya.

Diberitakan Warta Desa sebelumnya, bencana tanah bergerak terjadi di Dukuh Binangun Atas RT 003 RW 003 Desa Werdi Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan, tanah milik  Dariah. Sabtu (29/02) kemarin.

Diduga penyebab bergesernya tanah milik Dariah, akibat curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut. Saat pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, dia melihat mata air keluar dari belakang rumahnya.

Saat ia mengecek ruang dapur, ternyata tanahnya bergerak dan retak. Tembokpun retak hingga 25 centimeter. Akibat kejadian tersebut kerugian material ditaksir mencapai Rp 20 juta.

Pemerintah desa setempat kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Paninggaran. Dan pagi ini anggota Polsek Paninggaran Bripka Dwi Atmojo dan Brigpol Pungkas Kurniawan serta anggota Koramil Paninggaran Serma Heri mendatangi lokasi kejadian. (Ilmie Yovanka/Eva Abdullah)

Terkait
OW Linggo Asri gratis untuk manula

Kajen, Wartadesa. - Obyek Wisata Linggo Asri di Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan kini dapat dinikmati gratis oleh kaum manula (manusia Read more

Tahun depan Syawalan Megono Gunungan akan jadi ajang berbagi

Kajen, Wartadesa. - Pelaksanaan tradisi Syawalan Megono Gunungan di obyek wisata Linggo Asri Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan akan menjadi ajang Read more

Warga Widodaren yang tertabrak kereta, dimakamkan

Pemalang, Wartadesa. - Ratmi (57) warga Desa Widodaren, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang yang meninggal tertabrak kereta api di Km 108 Read more

Banjir kembali rendam permukiman di Pemalang

Pemalang, Wartadesa. - Banjir kembali merendam beberapa wilayah permukiman warga di Kota Ikhlas.  Ketinggian air mencapai 20-40 centimeter pada Jum'at Read more

Tags : amblaslinggo asritanah retak