close
Seni BudayaSosial Budaya

Hormati Leluruh, Tim Kreatif PWSC 2020 gelar Mangelek Tao Toba

bay1

Simalungun, Wartadesa. – MANGELEK Tao Toba. Secara langsung bermakna Membujuk Danau Toba, satu kegiatan Kearifan Lokal untuk ungkapan penghargaan kepada tradisi leluhur dengan memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk kepentingan kebaikan bagi warga yang meyakininya.

Ada ritual lain, ‘Manguras Tao’ (menyucikan Danau). Hal ini dilakukan bila dirasakan ada hal yang mencemari kesucian sekitar perairan Danau, yang di anggap bisa menjadi bala kepada warga. Maka harus disyarati melalui ritual tertentu oleh tetua masyarakat adat yang memiliki kemampuan supranatural.

Ritual ‘Mangebang Solu Bolon’, kini dilakukan saat pelaksanaan event olah raga seperi lomba dayung, lomba sampan tradisional (solu bolon) dan lain sebagainya, tergantung kepentingan situasi yang bersentuhan/berkaitan dengan Danau Toba.

Konon semua ritual selalu dilakukan leluhur untuk hal hal kebajikan, pinta pinta (Pengharapan) agar masyarakat yang bermukim atau yang berkepentingan di sekitar Danau beroleh kesehatan, keselamatan dan lain sebagainya.

Mangelek Tao Toba, salah satu Kearifan Lokal yang sudah lama terlupakan dan tidak pernah dilakukan lagi saat event olah raga yang bersentuhan langsung dengan perairan Danau terbesar se-asia Tenggara ini.

Juni Tahun 2018, di gelar ritual ‘Mangelek Tao Toba’, oleh tetua adat leluhur di perairan antara Simanindo – Tigaras saat tenggelamnya kapal motor Sinar Bangun dalam upaya pencarian jenazah korban di luar jangkauan kemampuan yang diperkirakan masih berada di dasar Danau. Ritual dilakukan agar jenazah korban bisa segera terlihat untuk di evakuasi. Katanya.

Namun untuk hajatan besar (pesta bolon), baru ini pernah terlaksana lagi. Dalam persiapan event bergengsi ‘Poldasu Water Ski Championship (PWSC) 2020’ pada tanggal 20 – 22 Maret 2020 nanti. Aku seorang tokoh Adat kota wisata Parapat.

Upacara Mangelek Tao Toba ini di gelar oleh tokoh Masyarakat Adat Pesisir Danau Toba dan pegiat budaya Yayasan Pusuk Buhit Sakti di perairan Pantai Bebas Parapat Rabu (4/3/2020) pukul 09.50 WIB.

Upacara diawali dari Pantai Bebas Parapat di atas satu kapal kayu dengan mempersiapkan perlengkapan upacara tradisi (ritual) yang kemudian bergerak menuju Batu Gantung.

Di Batu Gantung, sesepuh adat kembali melakukan ritual Mangelek Tao Toba, untuk memohon agar gelar PWSC 2020 bisa berlangsung aman dan sukses tanpa ada kendala maupun celaka bagi peserta kelak.

Setelahnya, rombongan kembali ke Pantai Bebas di sekitaran Wisma Pandu Parapat Kecamatan Girsang Simpangan Bolon Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara.

“Gelar Upacara Mangelek Tao Toba, satu kearifan lokal untuk menghargai lelehur. Saya mewakili masyarakat Simpangan Bolon mengucapkan banyak terima kasih kepada Panitia yang tidak melupakan tradisi. Ini sudah lama tidak pernah dilakukan. Sebut DH Sinaga tokoh masyarakat adat didampingi pegiat Budaya Yayasan Pusuk Buhit Sakti dan Tim Kreatif panitia PWSC 2020 Andi Sitompul

“Tadi dalam kegiatan ritual kita memanjatkan doa kepada Tuhan agar event Poldasu Water Ski Championship 2020, Kejuaraan Nasional maupun kejuaraan terbuka berlangsung dengan aman dan sukses. Kita semua sehat dan selamat dalam kegiatan ini.

Sekali lagi kami sangat berterimakasih kepada Kapoldasu dan Kapolres Simalungun yang telah membuat acara penghargaan kepada Leluhur. Upacara ini sangat penting untuk menjaga dan menghargai kearifan lokal,” tambahnya.
Sementara, Tim Kreatif Poldasu Water Ski Championship 2020 kepada awak media meenyampaikan bahwa persiapan kegiatan sudah mencapai 40%. Nanti, pada tanggal 6 maret 2020 sejumlah peralatan berasal dari Surabaya, Jakarata dan Pekanbaru yang akan mengikuti kejuaraan akan tiba di Parapat.

“Hari ini kita melaksanankan ritual budaya “Mangelek Tao Toba”, bersama dengan toko masyarakat dan penggiat budaya kita memberikan penghormatan kepada leluhur melalui upacara adat yang dilakukan, dimana yang kita lakukan ini juga menghormati kearifan lokal,”kata Andi Sitompul

Hadir pada gelar Upacara Mangelek Tao Toba, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Girsang Simpangan Bolon, Camat, Danramil 11/Parapat, ASN Pemkab Simalungun serta masyarakat adat kota Parapat. (wd-bay)

Terkait
Tiga Pelarian Komplotan Pencuri Bermobil Akhirnya Tertangkap

SILAU KAHEAN (WARTADESA). - TIGA pelarian dari 5 komplotan pencuri bermobil di Perladangan Raya Usang Kecamatan Dolok Masagal Kabupaten Simalungun Read more

Drama Pengejaran 5 Komplotan Maling Bermobil di Raya Usang, 2 Tertangkap, 3 Buron

SIMALUNGUN (WARTADESA). - MEMBANTU pihak Kepolisian. Warga 3 Kecamatan; Raya Kahean, khususnya warga Kecamatan Dolok Masagal dan Silau Kahean Kabupaten Read more

Lagi Tragedi Jalan Asahan, Truk Kontra Bus 7 Luka Berat dan Ringan

SIMALUNGUN (WARTA DESA). -  LAGI lagi kecelakaan akibat rem blong di jalan Asahan. Satu unit Bus Penumpang Umum 'Pariwisata' bertabrakan Read more

Kontra Truk, Simon Pengemudi Honda Beat Tewas di Tempat, Wanitanya Luka Luka

SIBAGANDING (WARTADESA). - KECELAKAAN sepeda motor kontra truk di jalur Km 34 - 35 Pematang Siantar - Parapat Desa Sibaganding Read more

Tags : Danau Tobamangelek tao tobasimalungun