Warta Desa, Kandangserang, 16 Juli 2025 – Menjadi seorang kepala desa tak membuat Jariyah, Kepala Desa Garung Wiyoro, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, melupakan kesehariannya sebagai warga desa biasa. Di sela-sela kesibukannya memimpin pemerintahan desa, ia tetap menjalankan aktivitas ngarit (mencari rumput) untuk ternaknya, bahkan membantu warga sekitar sebagai kuli rismile gabah (menjemur dan menampi padi).
Ibu Jariyah dikenal warga sebagai sosok pemimpin yang sederhana dan pekerja keras. Saat ditemui usai kegiatan pemerintahan desa pada Rabu (16/7), ia tampak menenteng sabit dan tali untuk ngarit. “Kalau pagi ngurus kantor desa, sorenya ya tetap ngarit buat sapi di rumah,” ujarnya sambil tersenyum ramah.
Tak hanya itu, setiap musim panen tiba, ia juga membantu warga yang sedang menjemur gabah. “Namanya hidup di desa, kita saling bantu. Kalau ada tetangga jemur padi ya saya bantu rismile, biar cepat selesai. Hitung-hitung olahraga juga,” canda Jariyah.
Warga Desa Garung Wiyoro merasa bangga memiliki kepala desa yang tetap rendah hati dan mau membaur tanpa merasa lebih tinggi. “Bu Kades itu luar biasa. Jabatan tidak membuat beliau sombong. Masih mau ngarit dan rismile gabah warga,” tutur Muniroh, salah satu warga.
Sikap sederhana dan kepedulian Ibu Jariyah menjadi teladan bagi masyarakat bahwa jabatan bukan alasan untuk berhenti bekerja keras dan membantu sesama. (Rohadi)










