close
demo spn
Audiensi buruh yang tergabung dalam PSP SPN PT Sendi Pratama dengan pejabat Dinas tenaga kerja Kabupaten Pekalongan. Foto: Ibnu Mas'ud

Kajen, Wartadesa. – PSP Serikat Pekerja Nasional (SPN) PT Sendi Pratama didampingi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) SPN Kabupaten Pekalongan menggelar aksi demo di kantor Dinas DPMPTSP Dan NAKER Kabupaten Pekalongan, Kamis (26/09). Kedatangan mereka menuntut kejelasan status pekerja yang diberhentikan secara sepihak sejak (24/09/2019) lalu. Selain itu, upah mereka belum dibayarkan secara penuh selama dua bulan terakhir.

Perwakilan diterima oleh pejabat terkait, namun   pihak perusahaan tidak hadir sehingga dari Dinas DPMPTSP Dan NAKER Kabupaten Pekalongan akan menindaklanjuti dengan mempertemukan kedua belah pihak.

Ketua DPC SPN Kabupaten Pekalongan Ali Sholeh menyampaikan bahwa karyawan PT Sendi Pratama yang sudah diberhentikan, tidak ada kejelasan, apakah mereka dirumahkan atau diPHK. Sebelumnya, dalam Bipartit antara karyawan dan perusahaan tidak ada titik temu mengenai nasib para karyawan.

Ketua PSP SPN PT Sendi Pratama, Muhammad Faqih menyampaikan kronologis kejadian yang dialami 130 pekerja  PT Sendi Pratama yang diberhentikan sejak 24 Agustus 2019 secara sepihak.   “Ratusan karyawan dirumahkan secara sepihak sejak 23 Agustus kemarin, dan sampai sekarang tanpa ada kejelasan. Intinya kami minta penjelasan dari status kami,”

Kabid Hubinsaker Tri Haryanto menyarankan agar pekerja segera melakukan upaya perundingan Bipartit sehingga kedepannya dapat melakukan upaya hukum selanjutnya.  (Eva Abdullah/Ibnu Mas’ud)

Tags : demo spn pt sendi pratama