Simalungun, Wartadesa. – GEMPAR. Temuan sesosok mayat pria tanpa identitas (Mr X) yang telah membusuk dikerubuti belatung tersangkut di antara materi sampah di tepi aliran sungai Bah Bolon pinggiran Blok IX/C Afdeling III PTPN IV unit Kebun Sawit Dolok Sinumbah Desa Dolok Sinumbah Kecamatan Huta Bayu Raja Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, menghebohkan warga Jumat (5/6/2020) sekira pukul 07.45 Wib.
Jasad yang sudah membengkak ini pertama kali ditemukan Nurpiandi (38) karyawan panen, warga Kampung Tengah Ujung Maligas Nagori Maligas Bayu Kecamatan Huta Bayu Raja Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara,
Kapolsek Tanah Jawa AKP Syamsul Baharudin SH dalam press realease menjelaskan, “Mayat pertama kali ditemukan karyawan yang akan memanen kemudian sawit yang kemudian mandor besar Afdeling III Triono (50) melapor ke SPK Polsek Tanah Jawa pada pukul 08.30 Wib.
“Ketika akan memanen sawit di ancak dekat sungai, saksi (1) Nurpiandi, mencium aroma busuk terbawa angin dari arah aliran sungai. Ingin tahu, dia lalu mendekati aliran sungai untuk mencari sumber bau.
Kaget. Di tepi sungai Nurpiandi melihat sesosok mayat tersangkut, membengkak dan berulat. Ketakutan, dia langsung memberitahu kepada Pangandaran Manurung (29) Security Kebun, warga Huta III Marihat Bandar Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun dan kepada Mandor Besar Kebun Afdeling III. Mandor yang meneruskan laporan ke SPK Polsek Tanah Jawa. Sebut Syamsul.
Mendapat laporan, pihak Polsek Tanah Jawa di pimpin Kapolsek AKP Syamsul Baharudin SH beserta jajaran dan personil dilengkapi APD langsung berangkat ke lokasi melakukan cek dan olah TKP.
“Kondisi mayat sudah membusuk menggenaskan tidak ditemukan identitas apapun. Di taksir berusia 48 tahun. Alat kelamin tidak ada lagi. Dugaan sementara akibat hanyut yang diperkirakan sekitar 3-4 hari lalu. Sebut Kapolsek lagi
Guna penyelidikan, pihak Polsek Tanah Jawa memeriksa saksi saksi. Selanjutnya jasad korban di evakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan bedah mayat (otopsi) dan sidik jari untuk mengungkap jati diri korban. (wd-bay)










