Wiradesa, Wartadesa. – Kebakaran yang melalap rumah dan gudang milik Liana Dewi (67), di Kelurahan Kepatihan, Rt 12/05, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan hingga ludes, Kamis siang (7/6) menyebabkan kerugian hingga Rp. 400 juta.
Kebakaran diduga karena pemilik Toko Remaja Roti lupa mematikan api dalam kompor gas. Liana Dewi lupa meninggalkan kompor gas yang digunakannya untuk memasak air. “Sekitar sepuluh menit, korban lupa mematikan api dalam kompor gas, saat sedang memasak air,” menurut keterangan Kapolsek Wiradesa. AKP Yorisa Prabowo.
Kejadian bermula sekira pukul 13.15 WIB, ketika korban menyalakan kompor untuk membuat sirup dengan cara merebus air. Namun, korban lupa mematikan kompor tersebut sehingga 10 menit kemudian api membesar di sekitar dapur.
Karena barang didalam rumah dan gudang mudah terbakar jadi dalam waktu sekejap isi dalam rumah dan gudang sebagian besar terbakar dengan api cepat merambat dan asap hitam mengepul hitam pekat.
Api yang membesar membuat Liana dan karyawan toko miliknya panik, dan bergegas menyelamatkan diri. Kejadian ini membuat warga berhamburan. Namun, sumber air yang sulit membuat warga kesusahan memadamkan api dengan alat seadanya.
Empat truk pemadam kebakaran dari Kota dan Kabupaten Pekalongan dibantu petugas TNI dan Polri, dikerahkan untuk memadamkan api. Meskipun api tidak merambat ke rumah-rumah warga, namun kondisi toko dan seisinya hangus oleh jilatan si jago merah.
Api dapat dipadamkan sekira pukul 14.30 WIB. tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material mencapai Rp. 400. juta.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa baik Ny.Liana maupun karyawannya yang ada yakni saudara Gisus bisa segera menyelamatkan diri meninggalkan rumah dan gudang yang terbakar, kerugian materi sebesar Rp.400 juta” imbuh AKP Yorisa. (Eva Abdullah)










