close
Hukum & Kriminal

Korban arisan online desak Polisi tangkap “Kanjeng Mami”

kanjeng mami
Terduga kasus penipuan arisan online, Kanjeng Mami

Simalungun, Wartadesa. – Nama Sri “Kanjeng Mami” Hartati warga Pondok Kerani Balimbingan Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Sumatera Utara akhir akhir ini ‘naik daun’,  jadi pergunjingan hangat di media sosial maupun media massa di wilayah tanah ‘Habonaron do Bona’ ini.

Hal tersebut lantaran Sri diisukan telah menipu ratusan anggota arisan online (arisol) yang dikelolanya, diduga hingga miliaran rupiah.

Beda dengan MU alias Tara, warga Bandar Selamat Serbelawan yang juga penipu modus arisol hanya ratusan juta tapi sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Serbelawan karena anggota (arisan)-nya rame-rame buat pengaduan.

“Kanjeng Mami ini belum, masih berkeliaran namun sembunyi.” Kata seorang korbannya Ew (34) warga Serbelawan.

Masih kata Ew yang kini tinggal di Kuala Lumpur Malaysia melalui WhatsApp kepada Wartadesa. “Banyak  warga Serbelawan yang kena Bang. Bukan sistim duos (khusus uang) saja, ada yang arisan rumah dan mobil pake panjar (uang muka),” jelasnya sembari mengirim foto profil Sri dan berharap agar si Kanjeng Mami ini segera ditemukan dan di tangkap.

Di Serbelawan, seorang ibu yang menjadi korban C (22) mengaku mengalami kerugian 70-an uta mengatakan. “Saat kami datang ke rumahnya mau menagih dana kami berapa waktu lalu, banyak sekali alasan dia. katanya uang itu sedang di putarkan pada seseorang di Caltex, daerah Pekan Baru Riau Sekarang dia lenyap entah kemana.” Katanya sedih.

Saat ditanya Wartadesa kenapa tidak mengadu ke polisi? Ibu ini mengaku, utusan korban dan keluarga sudah mengadu ke Polsek Tanah Jawa, Selasa lalu (11/12). Katanya dan senada seperti Ew agar Sri segera di tangkap.

Sementara sampai berita ini dinaikan, Wartadesa belum berhasil mengkonfirmasi pihak Kepolisian Ressort Simalungun di sektor Tanah Jawa seputar pengaduan korban dari “Sri Kanjeng Mami”.

Namun pihak Kepolisian Sektor Serbelawan yang sedang menangani kasus MU alias Tara. AKP Leston Siregar didampingi Kanitreskrim IPTU jahoras Sinaga, meminta kepada warga untuk kedepannya agar berhati hati dan jangan gampang tergiur iming iming keuntungan besar. (wd-bay)

Terkait
Ditinggal mancing, motor digasak pencuri

Pemalang, Wartadesa. - Naas bagi M. Saefudin Zuhri bin Muharil (28), seorang buruh konveksi warga Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan Kabupaten Read more

Modus rampas HP korban dengan pura-pura minta nomor kontak

Pemalang, Wartadesa. - Hati-hatilah dengan orang yang meminta nomor HP atau ponsel Anda, bisa jadi itu hanya modus untuk melakukan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Gunakan gas bersubsidi, Hotel ini kena sidak

Pemalang, Wartadesa. - Hotel Panorama Randudongkal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah kedapatan menggunakan tabung gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram, alias Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : arisan onlinearisolkanjeng mami